Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Megawati Turunkan Bunga ke Makam Adik Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak

PolitikBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Megawati Turunkan Bunga ke Makam Adik Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak
BAGIKAN:

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menaburkan bunga ke atas makam sang adik, Guruh Soekarnoputra, sebagai penghormatan terakhir dalam prosesi pemakaman yang berlangsung di TPU Karet Bivak, Jakarta, pada Sabtu (26/9). Kehadiran mantan Presiden kelima RI ini menjadi simbol kedukaan yang mendalam di tengah suasana sunyi senyap lokasi peristirahatan terakhir.

Megawati duduk tak berselang jauh dari liang lahat, menjaga jarak emosional yang personal sekaligus formal dengan kerabat keluarga lain. Posisi duduknya yang presisi di samping makam menunjukkan perhatian khusus terhadap prosesi keagamaan dan adat yang sedang berlangsung. Momen tersebut berlangsung tanpa interupsi berlebihan, memperlihatkan kesedihan yang tertahan namun terasa nyata.

Usai liang lahat tertutup rapat secara ritual, Megawati langsung menaburkan bunga ke atas tanah yang baru saja disematkan. Aksi sederhana namun sarat makna ini menjadi penanda perpisahan dengan sosok Guruh Soekarnoputra, yang dikenal sebagai aktivis dan tokoh publik di ranah sosial politik Indonesia selama bertahun-tahun. Prosesi ini menjadi akhir dari rangkaian duka yang dialami keluarga Soekarnoputra.

Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDIP, Rano Karno, mewakili pihak keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf. Dalam kata-katanya yang singkat namun tegas, ia memohon ampunan atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan oleh mendiang Guruh selama hidupnya. Pernyataan ini merupakan bagian standar dari etika pemakaman di Indonesia, di mana keluarga atau perwakilan mengajak hadirin untuk memaafkan almarhum.

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Rano Karno di sisi samping dan Megawati menunjukkan bahwa Guruh Soekarnoputra memiliki relasi dan dampak yang luas melampaui lingkaran keluarga inti. TPU Karet Bivak, yang menjadi lokasi pemakaman, kembali menjadi saksi bisu kepergian seorang tokoh yang selama ini dikenal vokal dan penuh dedikasi terhadap isu-isu kemanusiaan. Suasana acara tetap khusyuk, dihuni oleh rasa kehilangan yang dipendam dalam keheningan penghormatan terakhir.

Analisis Redaksi

Peristiwa pemakaman ini mengisyaratkan sebuah transisi era bagi figur-figur yang dekat dengan dinamika politik dan aktivisme Indonesia. Kehadiran Megawati secara langsung bukan sekadar kewajiban keluarga, melainkan juga sinyal konsolidasi solidaritas di internal PDIP, mengingat Guruh adalah bagian dari keluarga besar yang memiliki pengaruh historis. Sikap tenang dan terkendali dari Megawati menunjukkan kematangan emosional seorang pemimpin senior dalam menghadapi kehilangan pribadi.

Secara lebih luas, prosesi ini mencerminkan bagaimana masyarakat Indonesia menghormati ruang privat duka keluarga melalui ritual yang terstruktur. Kehadiran pejabat publik seperti Rano Karno memperkuat narasi bahwa Guruh Soekarnoputra adalah figur yang dihormati lintas lingkaran. Tidak ada sinyal politik provokatif yang mencolok, namun kehadiran figur politik tetap menegaskan posisi almarhum sebagai bagian dari sejarah pergolakan sosial negara ini.

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ