⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport, Kunci Rantai Pasok Domestik

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport, Kunci Rantai Pasok Domestik
BAGIKAN:

PT Antam berhasil menyerap 9 ton emas dari PT Freeport Indonesia (PTFI) sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Serapan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok emas nasional dan memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah bagi dalam negeri.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa peningkatan ini adalah bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat bisnis emas secara berkelanjutan. "Realisasi pembelian 9 ton emas dari PTFI menunjukkan komitmen ANTAM untuk terus meningkatkan pemanfaatan emas yang bersumber dari dalam negeri," ujar Untung dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Sabtu (26/9). Menurut dia, sinergi ini menciptakan kepastian pasokan bahan baku emas domestik yang berkualitas dan dapat ditelusuri.

Emas tersebut diproses melalui fasilitas precious metals refinery (PMR) milik PTFI di Gresik, Jawa Timur. Kedua perusahaan sebelumnya telah menjalin kerja sama jual beli emas dengan kapasitas hingga 30 ton per tahun. Emas hasil pemurnian PTFI ini memiliki tingkat kemurnian 99,99 persen, yang menjadi standar ketat dalam industri perhiasan dan investasi emas nasional.

Kolaborasi tidak berhenti di Freeport. Antam juga memperkuat sumber pasokan dari produsen nasional lain, seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Merdeka Group, PT Citra Palu Minerals, PT Agincourt Resources, PT Sumbawa Jutaraya, PT J Resources, dan PT Indo Muro Kencana. Pendekatan ini membangun ekosistem yang terdiversifikasi dan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada importir tunggal dan mendorong pertumbuhan industri hulu ke hilir secara merata.

Secara fundamental, bisnis emas menjadi tulang punggung kinerja Antam. Pada semester I 2026, perseroan mencatat penjualan emas 18,08 ton senilai Rp50,39 triliun, tumbuh 1 persen dari Rp49,68 triliun di periode yang sama tahun lalu. Penjualan emas ini menyumbang sekitar 80 persen dari total penjualan bersih Rp62,71 triliun, meskipun produksi langsung dari tambang Antam tercatat hanya 433 kilogram, menunjukkan betapa pentingnya peran impor dan serapan domestik dalam memenuhi permintaan pasar.

Analisis Redaksi

Angka 9 ton yang diserap Antam dari Freeport bukan sekadar statistik volume, melainkan indikator kedewasaan industri. Dengan kapasitas kerja sama hingga 30 ton per tahun, realisasi 9 ton dalam 8 bulan menunjukkan bahwa mekanisme pasokan mulai berjalan optimal. Ini adalah sinyal positif bahwa integrasi antara produsen tambang (upstream) dan pemurni (downstream) berhasil mengurangi friksi logistik dan administratif yang biasanya menjadi hambatan utama di sektor minerba.

Yang perlu diwaspadai adalah dominasi segmen penjualan. Ketika 80% pendapatan datang dari penjualan emas yang pasokannya sebagian besar berasal dari serapan mitra (bukan murni hasil produksi tambang sendiri), Antam sedang bermain di pasar yang sangat sensitif terhadap harga global dan volume serapan mitra. Jika PTFI mengurangi ekspor langsung ke pasar internasional dan alihkan volume ke Antam, maka posisi tawar Antam di pasar domestik menjadi sangat kuat.

Langkah logis selanjutnya adalah memperluas jaringan refinery. Keberhasilan di Gresik membuktikan bahwa model "pemurnian di dalam negeri" layak direplikasi. Jika model ini diterapkan di tambang-tambang mitra lain (seperti AMNT atau CPM), maka Indonesia tidak hanya menjual mineral mentah, tetapi mengunci nilai tambah di tanah air. Ini adalah transisi nyata dari sekadar 'pencadangan devisa' menjadi 'penciptaan industri padat teknologi'.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸