Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

26.386 Personel Gabungan Amankan 99 Aksi di Jakarta, Fokus Monas hingga DPR

PolitikBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

26.386 Personel Gabungan Amankan 99 Aksi di Jakarta, Fokus Monas hingga DPR
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta pada Kamis (24/9).
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto merinci bahwa dari total tersebut, terdapat 73 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
  • Pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis dengan alokasi personel spesifik.

Sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta pada Kamis (24/9). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto merinci bahwa dari total tersebut, terdapat 73 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis dengan alokasi personel spesifik. Sebanyak 4.020 personel diturunkan untuk mengawal demo di kawasan Monas, sementara 4.051 personel disiagakan di sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Thamrin. Di depan Gedung DPR/MPR, kepolisian menempatkan 3.633 personel guna memastikan keamanan selama aktivitas politik berlangsung.

Budi menjelaskan komposisi massa di beberapa lokasi utama. Untuk aksi di sekitar Bundaran HI, tepatnya di depan UOB, pelaksanaannya berasal dari peserta buruh. Sementara itu, di area DPR dan MPR RI, gabungan mahasiswa, buruh, dan masyarakat tani diperkirakan mengerahkan massa antara 600 hingga 750 orang. Adapun di Silang Monas atau sekitarnya, termasuk Silang Selatan, melibatkan aksi Kamisan yang rutin setiap Kamis serta elemen mahasiswa dan ketenagakerjaan.

Selain tiga titik besar tadi, pengamanan juga mencakup lokasi lain dengan jumlah personel lebih kecil namun tetap signifikan. Terdapat 296 personel yang mengamankan kegiatan di TMII, 197 personel di Kementerian Pertanian dan Danantara, serta 102 personel di Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi. Khusus untuk pengaturan lalu lintas, sebanyak 2.055 anggota polisi lalu lintas diterjunkan agar arus kendaraan tetap lancar meski terjadi gangguan akibat demonstrasi.

Kepolisian menekankan pendekatan humanis dalam pengamanan ini. "Polri hadir untuk demokrasi. Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus sama-sama kita hormati," ujar Budi. Ia mengimbau koordinator lapangan dan penanggung jawab aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, serta menjaga fasilitas umum. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional, dan masyarakat diminta menggunakan jalan alternatif jika melintasi zona merah demonstrasi.

Analisis Redaksi

Keterlibatan TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR-MPR dalam satu operasi bersama menunjukkan eskalasi kewaspadaan negara terhadap potensi kerumunan massal yang kompleks. Angka 26.386 personel bukan sekadar statistik; ini mencerminkan beban logistik dan operasional yang berat bagi aparat keamanan. Jika dilihat dari pola distribusi, konsentrasi terbesar ada di simbol kekuasaan legislatif (DPR) dan ekonomi-politik (Monas/Bundaran HI), menandakan bahwa isu-isu yang dibawa oleh buruh dan mahasiswa dianggap memiliki sensitivitas tinggi terhadap stabilitas nasional maupun lokal.

Masyarakat perlu mewaspadai dampak lanjutan berupa kelumpuhan transportasi ibu kota yang bisa berkepanjangan, mengingat volume personel polantas yang dialokasikan cukup besar namun masih berada di bawah rasio ideal untuk kota sepadat Jakarta. Langkah selanjutnya yang logis adalah evaluasi pasca-aksi: apakah koordinasi antar-lembaga berjalan mulus atau justru menimbulkan gesekan prosedural? Transparansi mengenai hasil negosiasi dengan koordinator aksi akan menjadi indikator seberapa efektif pendekatan 'polisi melayani' diterapkan dibandingkan metode represif konvensional.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ