Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Gerindra unggul 23,2%, PDIP 11,6%: Hasil survei Poltracking

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gerindra unggul 23,2%, PDIP 11,6%: Hasil survei Poltracking
BAGIKAN:

Partai Gerindra mencatat elektabilitas tertinggi sebesar 23,2 persen dalam survei Poltracking Indonesia periode 14-20 Agustus, diikuti PDIP dengan 11,6 persen. Survei ini melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi, mencerminkan kecenderungan pemilih sebelum pemilu 2024.

Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alvetro menyatakan, Gerindra menduduki puncak dengan 23,2 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,4 persen. Di posisi selanjutnya, PKB dan Demokrat masing-masing meraih 6,2 dan 6,1 persen. NasDem berada di angka 4,4 persen, sementara PAN dan PKS masing-masing 3,4 dan 3,3 persen.

PSI, partai yang dipimpin Kaesang Pangarep, hanya meraih 2,3 persen, sementara PPP berada di angka 1,9 persen. Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka, memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang preferensi pemilih sebelum pemilihan umum 2024.

Hasil survei ini menegaskan peran penting Gerindra dalam pemilu mendatang, dengan PDIP dan Golkar sebagai pesaing utama. Partai-partai kecil seperti PSI dan PPP menunjukkan elektabilitas yang relatif rendah, mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh partai-partai tersebut dalam mempertahankan dukungan pemilih.

Poltracking Indonesia menggunakan metode wawancara tatap muka dengan 1.220 responden di 38 provinsi, memberikan landasan yang kuat untuk analisis kecenderungan pemilih. Hasil ini penting untuk dipantau dalam konteks pemilu 2024, yang akan menentukan arah politik Indonesia di masa depan.

Analisis Redaksi

Hasil survei Poltracking menunjukkan Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi sebelum pemilu 2024. Posisi ini mencerminkan dukungan yang kuat dari pemilih, terutama di kalangan masyarakat yang merasa terkecewakan dengan pemerintahan saat ini. PDIP dan Golkar sebagai pesaing utama menunjukkan bahwa pemilu 2024 akan menjadi pertarungan sengit antara partai-partai besar.

Perolehan elektabilitas yang relatif rendah oleh partai-partai kecil seperti PSI dan PPP menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh partai-partai tersebut dalam mempertahankan dukungan pemilih. Ini juga mengindikasikan adanya potensi untuk partai-partai baru atau koalisi yang dapat memanfaatkan situasi ini untuk memperoleh dukungan pemilih.

Penting untuk memantau perkembangan ini secara dekat, karena hasil survei ini dapat menjadi indikator penting dalam menentukan arah politik Indonesia di masa depan. Pemerintah dan partai politik harus waspada terhadap kecenderungan ini dan siap untuk merespons dengan strategi yang tepat untuk mempertahankan dukungan pemilih dan memperkuat posisi mereka dalam pemilu mendatang.

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ