Finalis Stevie Awards Women in Business ke-23 Diumumkan, Penghargaan Global Perempuan Eksekutif
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.
- Penghargaan ini telah menjadi tolok ukur keunggulan kepemimpinan perempuan dalam lanskap bisnis global selama lebih dari dua dekade.
- Stevie Awards mengeluarkan daftar finalis melalui saluran resminya pada 18 September 2026, membuka jalur voting publik dan penilaian juri untuk menentukan pemenang emas, perak, dan perunggu di puluhan kategori.
- Kategori-kategori tersebut mencakup Eksekutif Tahun, Pengusaha Tahun, Inovator Tahun, hingga Kepemimpinan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Korporat.
Finalis Stevie® Awards for Women in Business ke-23 diumumkan hari ini, menandai tahap penentuan pemenang penghargaan tahunan bergengsi yang menghormati perempuan eksekutif, pengusaha, dan profesional di seluruh dunia. Penghargaan ini telah menjadi tolok ukur keunggulan kepemimpinan perempuan dalam lanskap bisnis global selama lebih dari dua dekade.
Stevie Awards mengeluarkan daftar finalis melalui saluran resminya pada 18 September 2026, membuka jalur voting publik dan penilaian juri untuk menentukan pemenang emas, perak, dan perunggu di puluhan kategori. Kategori-kategori tersebut mencakup Eksekutif Tahun, Pengusaha Tahun, Inovator Tahun, hingga Kepemimpinan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Korporat.
Sebagai kompetisi bisnis perempuan terbesar di dunia, Stevie Awards for Women in Business menarik ribuan nominasi dari lebih dari 30 negara setiap tahunnya. Proses seleksi melibatkan lebih dari 200 profesional bisnis dari berbagai industri yang berperan sebagai juri dalam beberapa tahap penilaian ketat untuk memastikan integritas dan kredibilitas penghargaan.
Peluncuran finalis tahun ini terjadi di tengah momentum global yang semakin mendorong representasi perempuan di tingkat kepemimpinan korporat dan ekosistem startup. Data terbaru dari berbagai lembaga survei menunjukkan korelasi positif antara keberagaman gender di dewan direksi dengan kinerja keuangan dan inovasi organisasi.
Pemenang akan diumumkan dalam acara gala virtual yang dijadwalkan pada November 2026, di mana para finalis akan berkumpul secara daring untuk merayakan pencapaian mereka. Acara tersebut juga akan menyelenggarakan sesi-sesi pembelajaran dan jaringan eksklusif bagi para pemimpin perempuan dari berbagai belahan dunia.
Analisis Redaksi
Pengumuman finalis ke-23 ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan struktur kekuasaan bisnis yang bergeser. Ketika Stevie Awards mempertahankan relevansinya selama dua puluh tiga tahun, yang terjadi adalah pengakuan sistemik bahwa kepemimpinan perempuan bukan lagi narasi pendamping melainkan keharusan strategis. Para finalis tahun ini — entah dari Jakarta, Singapura, New York, maupun London — membawa bukti nyata bahwa inovasi paling disruptif sering kali lahir dari perspektif yang selama ini termarginalkan di ruang rapat direksi.
Yang perlu diwaspadai bukan siapa yang menang, tapi siapa yang tidak masuk daftar. Ketidakhadiran nama-nama besar dari negara-negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara di kategori-kategori kunci harus memicu pertanyaan keras: apakah ekosistem bisnis kita benar-benar menciptakan jalur kepemimpinan bagi perempuan, atau hanya memasang tokenisme di tingkat operasional? Langkah logis selanjutnya bagi pemangku kebijakan dan dewan direksi adalah mengaudit *pipeline* kepemimpinan internal — bukan menghitung jumlah perempuan di dewan, tapi mengukur seberapa cepat mereka naik dari manajemen menengah ke C-suite.
BERITA TERKAIT (Ekonomi)

PGN Raih Penghargaan Industri 2026: Emisi Turun 35,3% di Atas Target, Gas Bumi Jadi Pilar Transisi Energi

Pemerintah Siapkan Revisi Kebijakan DHE SDA, Dipastikan Tak Berkaitan dengan Operasional PT DSI

AIA Syariah Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Ekosistem Asuransi Berbasis Islam di Indonesia
