⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo Pimpin Rapat Paripurna DEN Perdana, Bahas Stok BBM, Transisi E50, dan RUU Migas

EkonomiHendra GunawanHendra GunawanSumber: Antara News
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Prabowo Pimpin Rapat Paripurna DEN Perdana, Bahas Stok BBM, Transisi E50, dan RUU Migas
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat paripurna perdana Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (17/9/2026), menyoroti tiga agenda strategis: ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), percepatan program transisi ke E50, serta penyelesaian Revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).

Kepala Pusat Komunikasi Sekretariat Negara, Hasan Nasbi, mengkonfirmasi rapat itu dihadiri seluruh anggota DEN, mencakup Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Kehadiran penuh kabinet ekonomi menandakan seriusnya pemerintah menyikapi ketahanan energi sebagai prioritas nasional.

Dalam pembukaan, Prabowo menegaskan urgensi menjaga stabilitas pasokan BBM di tengah dinamika harga minyak mentah global yang terus mengganggung. Beliau meminta pertamina dan related parties memastikan stok aman minimal 20 hari ke depan, sekaligus menyusun skenario kontingensi jika terjalin ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu aliran tanker.

Soal program E50 — bensin bercampur 50 persen etanol — Presiden meminta percepatan uji coba mesin dan penyediaan infrastruktur distribusi agar target peluncuran 2027 tetap terjangkau. Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa saat ini pihaknya menyelesaikan kerangka regulasi insentif bagi petani tebu dan pabrik gula agar pasokan etanol domestik terjamin tanpa mengganggu kebutuhan pangan.

RUU Migas menjadi agenda penutup yang paling berat. Prabowo mendesak DPR dan pemerintah menyepakati formulasi bagi hasil yang adil, serta ketentuan pengalihan blok kerja yang expired ke pengelola baru secara transparan. "Jangan biarkan investasi macet karena ketidakpastian hukum," ujarnya menegaskan perlunya kepastian bagi investor domestik dan asing.

Rapat berlangsung sekitar tiga jam dan menghasilkan arahan teknis kepada menteri terkait untuk menyusun roadmap detail masing-masing agenda dalam dua minggu ke depan. Hasilnya akan dijadikan bahan evaluasi di rapat koordinasi kabinet ekonomi minggu depan.

Analisis Redaksi

Rapat paripurna DEN perdana ini bukan sekadar upacara pelantikan, melainkan sinyal keras bahwa Prabowo ingin mengunci kebijakan energi di tangan dirinya langsung sejak dini. Penempatan tiga isu besar — stok BBM, E50, RUU Migas — dalam satu meja sekaligus menunjukkan kesadaran bahwa ketiganya saling mengunci: tidak ada transisi energi lancar tanpa pasokan fosil yang stabil, dan keduanya butuh landasan hukum yang jelas lewat RUU Migas.

Yang perlu diwaspadai ke depan adalah eksekusi di lapangan. Target E50 2027 sangat agresif mengingat rantai pasok etanol domestik belum matang dan infrastruktur pompa bensin butuh modifikasi massal. Sementara RUU Migas telah bergulir sejak era administrasi sebelumnya tanpa titik terang; keberhasilan kini bergantung pada kemampuan Bahlil dan tim negosiasi memecah kebuntuan bagi hasil dan pengalihan blok yang sudah bertahun-tahun jadi momok investor. Dua minggu ke depan akan jadi uji nyata apakah arahan Presiden terwujud jadi dokumen aksi nyata atau sekadar catatan rapat.

Meow! Tanya Nesi!
😸