Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Rangkaian Jejak Kaki T-Rex Dewasa Pertama Berusia 66,5 Juta Tahun Ditemukan di North Dakota

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: CNN Teknologi
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Rangkaian Jejak Kaki T-Rex Dewasa Pertama Berusia 66,5 Juta Tahun Ditemukan di North Dakota
BAGIKAN:

Dunia paleontologi mencatat sejarah baru setelah tim ilmuwan berhasil mengidentifikasi rangkaian jejak kaki T-rex dewasa pertama di dunia yang berlokasi di North Dakota. Temuan penting yang diumumkan berdasarkan publikasi dalam Journal of Vertebrate Paleontology ini terdiri dari empat jejak kaki dengan tiga jari, yang mencakup dua jejak kaki kiri dan dua jejak kaki kanan.

Jalur fosil sepanjang kira-kira 7 meter tersebut pertama kali dikenali di area fosil dinosaurus Hell Creek Formation. Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara para peneliti dari Denver Museum of Nature and Science di Colorado dan Liverpool John Moores University di Inggris, yang mengungkap bahwa jejak ini berasal dari 66,5 juta tahun yang lalu.

Kurator senior paleontologi vertebrata di Denver Museum, Tyler Lyson, menjelaskan bahwa penemuan ini menyimpan momen perilaku yang sangat berharga untuk menyelidiki pergerakan dinosaurus secara langsung. Tulang memang memberikan banyak informasi morfologi, namun jejak kaki mampu merekam aktivitas nyata hewan tersebut di lanskap purba.

Setiap jejak kaki yang ditemukan memiliki ukuran sekitar 0,91 meter dengan panjang langkah mencapai 3,9 meter. Tim peneliti kemudian memanfaatkan pemindai permukaan 3D beresolusi tinggi guna mendokumentasikan serta mereplikasi bentuk fisiknya secara akurat sebelum tiga dari empat jejak kaki tersebut dievakuasi menggunakan helikopter pada akhir tahun ini.

Berdasarkan analisis ukuran dan jarak langkah, T-rex diperkirakan berjalan dengan kecepatan sekitar 5,6 hingga 7,2 kilometer per jam, yang setara dengan kecepatan manusia saat berjalan cepat. Dinosaurus dengan tinggi mencapai 3,5 hingga 4 meter ini hidup pada periode Cretaceous, sekitar 66 hingga 68 juta tahun lalu, sebagai salah satu dinosaurus non-unggas terakhir di Bumi.

Menariknya, jalur fosil langka ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh Kent Hups, seorang guru sekolah asal Colorado. Ia mengaku bahwa penemuan ini bermula dari rasa ingin tahu dan pengamatan cermat yang selalu ia ajarkan kepada murid-muridnya di kelas.

Analisis Redaksi

Penemuan rangkaian jejak kaki T-rex dewasa ini menandai babak baru dalam metodologi paleontologi modern, di mana pendekatan perilaku (behavioral paleontology) mendapatkan porsi validasi empiris yang lebih kuat. Selama puluhan tahun, rekonstruksi pergerakan predator puncak ini sangat bergantung pada biomekanika fosil tulang, sehingga keberadaan jalur fisik sepanjang 7 meter ini memberikan verifikasi empiris yang langka mengenai kecepatan dan pola lokomosi mereka.

Ke depan, pemanfaatan teknologi pemindaian 3D beresolusi tinggi yang diterapkan oleh Denver Museum dan Liverpool John Moores University akan menjadi standar baru dalam preservasi situs fosil rentan. Publik perlu mewaspadai potensi eksploitasi komersial ilegal pada formasi batuan serupa di Hell Creek, mengingat nilai ilmiah dan historis dari jejak dinosaurus non-unggas terakhir ini tergolong tak ternilai harganya bagi sains global.

Meow! Tanya Nesi!
😸