Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Mancing di Kolam Rumah Usai Dicopot Jadi Menkeu

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Mancing di Kolam Rumah Usai Dicopot Jadi Menkeu
BAGIKAN:

Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa memilih menghabiskan waktu memancing ikan mujair dan nila di kolam belakang rumahnya, usai resmi dilepaskan dari kursi Bendahara Negara oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 yang ditandatangani Senin (14/9).

Ungkapan itu disampaikan mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu dengan santai usai mengikuti prosesi serah terima jabatan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9). "Mancing ikan mujair, (dan) nila. Gue punya kolam di belakang," ujarnya sambil tersenyum lebar di hadapan wartawan.

Di balik keceriaan itu, Purbaya menyisipkan reflecti yang tajam. Ia mengakui akan memanfaatkan waktu memancing untuk merenungi nasib serta alasan pemberhentiannya. "Bisa mancing sambil melamun kenapa dipecat," katanya diikuti tawa lepas yang membuka tabir kekecewaan di balik sikap santainya.

Sikap tegas ditunjukkan saat ditanya soal kemungkinan kembali ke praktik politik atau duduki jabatan negara lain. Purbaya menolak dengan nada final. "Enggak lah. Baru dipecat. Masa jadi menteri lagi," potongnya singkat, menutup spekulasi soal rotasi kabinet mendadak.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini menempatkan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai pengisi sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Kehadiran Suahasil, yang pernah bekerja di lembaga multilateral, dibaca sebagai sinyal kebutuhan stabilitas teknokratik di tengah gejolak fiskal global.

Transisi kekuasaan ini terjadi dengan cepat, tanpa drama publik yang berkepanjangan, mencerminkan disiplin institusional di dalam kabinet. Purbaya yang sebelumnya menjabat di LPS membawa latar belakang perbankan dan penyelesaian aset, namun jelas Presiden menilai arah kebijakan butuh sentuhan lain untuk sisa masa jabatan hingga 2029.

Analisis Redaksi

Sikap Purbaya yang 'melamun sambil mancing' justru mengungkapkan kedewasaan politik yang jarang terlihat: penerapan tanpa dramatisasi, namun dengan pesan tersirat bahwa keputusan Presiden tidak dibantah tapi dievaluasi pribadi. Bagi publik, ini menutup ruang spekulasi soal gusuran internal atau protes diam, memperkuat narasi bahwa pergantian ini murni prerogatif Presiden.

Fokus kini beralih ke Suahasil Nazara. Tugasnya bukan hanya melanjutkan roda APBN, tapi menjawab tantangan deficit anggaran, manajemen hutang, dan reformasi pajak yang menunggu di depan mata. Keputusan Purbaya mundur total dari jejak jabatan negara juga membersihkan lapangan bagi Suahasil membangun tim sendiri tanpa bayangan predecessor yang masih 'nongol' di latar belakang.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ