Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

IHSG Raih Penguatan 0,95% di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini Meski Catat Net Sell

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Market & Saham
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

IHSG Raih Penguatan 0,95% di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini Meski Catat Net Sell
BAGIKAN:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada sesi I perdagangan Senin (2/11/2026). Indeks naik 48,15 poin atau 0,95% ke level 5.105,20 dengan volume transaksi 198,2 juta lot dan nilai sebesar Rp6,38 triliun. Meski penguatan terjadi, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp342,08 miliar di seluruh pasar.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, total pembelian asing tercatat Rp2,21 triliun sementara penjualan mencapai Rp2,55 triliun. Di tengah pelemahan net sell tersebut, sepuluh saham justru banyak diborong asing. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memimpin dengan net buy Rp47,80 miliar atau 36,28 juta saham.

Pergerakan Saham Favorit Asing

Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) berada di posisi kedua dengan net buy Rp36,21 miliar, disusul PT Petrosea Tbk. (PTRO) senilai Rp23,52 miliar. Akumulasi asing juga terlihat pada PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp15,49 miliar, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) Rp15,37 miliar, dan PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp14,34 miliar.

Daftar borongan asing lainnya meliputi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp13,32 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp12,61 miliar, PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) Rp9,09 miliar, dan PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) Rp8,02 miliar. Sementara itu, tekanan jual asing paling besar menimpa PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dengan net sell Rp94,95 miliar.

Saham perbankan juga banyak dilepas, meliputi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp81,76 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp71,29 miliar. Asing turut melepas saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp67,28 miliar, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp49,87 miliar, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp36,84 miliar, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp26,90 miliar, PT Timah Tbk. (TINS) Rp26,82 miliar, PT Alamri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Rp25,03 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp20,15 miliar.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸