Modus WN China Selundupkan Emas RI Terungkap: Pakai Celana Dalam Modif

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) bersama dengan Polri mengungkapkan kasus penyelundupan ekspor emas ilegal kembali terjadi. Kali ini berhasil digagalkan di empat bandara.
Adapun keempat bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Sam Ratulangi Manado, dan Bandara Kualanamu Medan.
Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu (Wadirtipiditer) Bareskrim Polri Kombes Pol. Bambang Wijanarko mengatakan upaya penyelundupan emas ilegal ini kembali dilakukan oleh warga negara (WN) China di iga bandara yakni Bandara Ngurah Rai, Bandara Soekarno-Hatta, dan Bandara Sam Ratulangi.
"Kami telah berhasil juga mengidentifikasi jaringan atau kelompok China yang menyelundupkan emas ke Hongkong, kami telah dapat mengurai dari mana asal barang, kemudian siapa di sini mediatornya, dan di mana transaksinya dilakukan sebelum akhirnya diamankan oleh Bea Cukai," kata Bambang saat konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
Namun sayangnya, Bareskrim belum dapat mengumumkannya ke publik karena masih dalam kegiatan penyelidikan dan penyedikan.
"Tentu saja kami saat ini belum bisa mengekspos karena masih dalam kegiatan penyelidikan dan penyidikan. Tetapi dapat kami pastikan bahwa jaringan China dikendalikan langsung dari luar negeri," ujar Bambang.
Modus penyelundupan pun masih beragam, mulai dari menyembunyikan logam yang diduga emas di dalam peralatan elektronik, membawa emas dalam barang bawaan penumpang, hingga menyembunyikannya pada tubuh dengan modus body strapping, bahkan disembunyikan pada celana dalam yang dimodifikasi.
Untuk di Bandara Soekarno-Hatta, penindakan terlaksana pada Kamis (10/9/2026). Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta mengamankan dua WN China berinisial MZ dan SL, penumpang penerbangan komersial tujuan Hong Kong. Keduanya diduga membawa emas ke luar negeri tanpa dokumen.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

DJP Klarifikasi: GOTO dan Lazada Bukan Pemungut Pajak Digital, Cakupan SPP-TDLN Masih Terbatas

Bahlil Tutup Akses Ekspor Listrik ke Singapura, Perintahkan Danantara Tolak Lobi

Andalkan Empat Segmen Bisnis, Telkom Rebut Target Laba Bersih Rp14,4 T di Kuartal III 2026
