AHY Sinkronkan 3 Juta Rumah dengan Gerakan Indonesia Asri

Menteri Agraria dan Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengarahkan sinkronisasi program pembangunan 3 juta unit rumah per tahun dengan Gerakan Indonesia Asri (GIA) melalui Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu.
Langkah ini bertujuan mempercepat penataan kawasan kumuh sekaligus memastikan penyediaan hunian layak terintegrasi dengan peningkatan kualitas lingkungan. Forum koordinasi tersebut melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, dan BUMN untuk menghilangkan silo kebijakan yang selama ini menghambat efektivitas penanganan kumuh.
Integrasi Fiskal dan Spasial
Dari perspektif makroekonomi, sinkronisasi ini kritis untuk efisiensi alokasi anggaran. Program 3 juta rumah yang dibiayakan melalui skema subsidi KPR dan pembiayaan swasta kini harus selaras dengan target GIA: peningkatan ruang terbuka hijau, manajemen air, dan tata ruang berkelanjutan. Tanpa integrasi spasial, pembangunan massal berisiko menciptakan kumuh baru di pinggiran perkotaan.
Data Kementerian PUPR menunjukkan Indonesia masih memiliki 38.000 hektar kawasan kumuh per 2023. Penanganan terpadu melalui forum ini diharapkan memutus rantai kemiskinan spasial dengan pendekatan tata ruang berbasis kearifan lokal dan mitigasi iklim.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

BJS Buka Suara Dugaan Hilangnya Emas 2,2 Kilogram: Fasilitas Gadai Dinyatakan Lunas Sejak 2013

OJK Luncurkan Blueprint Strategis Keuangan Syariah, Targetkan Pertumbuhan Aset Melampaui 10%

DJP Klarifikasi Mitos Pajak Digital: Transfer Bank Bukan Objek PPN, Ini Mekanisme SPP-TDLN
