Peselancar Kritis Digigit Hiu di Australia Barat, Serangan Kembali Mengintai Perairan Selatan
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Seorang peselancar berusia 50-an dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius namun stabil usai digigit hiu di Pantai Glenfield, Australia Barat, Senin (14/9) pukul 09.45 waktu setempat. Lokasi insiden berada sekitar 400 kilometer di utara Perth.
Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi korban menjalani perawatan intensif. Insiden ini menambah deretan serangan hiu yang mengkhawatirkan di perairan Australia sepanjang 2026.
Rantai Insiden Mematikan Sepanjang 2026
Data basis interaksi hiu-manusia mencatat sekitar 1.300 kasus sejak 1791, dengan lebih dari 260 korban jiwa. Hanya dalam setahun ini, serangkaian tragedi telah mencatatkan:
- Januari: Anak laki-laki 12 tahun tewas di Pelabuhan Sydney.
- Mei–Juni: Tiga penyelam tewas terpisah (dua di Australia Barat, satu di Queensland).
- 13 Juni: Seorang guru wanita tersisa hidup usai digigit di pantai populer Sydney, mengalami amputasi lengan kiri dan koma induksi.
Perubahan Pola Migrasi jadi Sorotan Ilmiah
Ilmuwan Australia memperkirakan peningkatan kepadatan aktivitas di perairan dan kenaikan suhu laut mengubah pola migrasi hiu, mendorong predator apex ini ke zona lebih dekat dengan aktivitas manusia. Pemerintah bagian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di pantai.
Australia Barat mencatat angka insiden tertinggi dalam klaster terbaru ini, menegaskan perlunya mitigasi risiko berbasis data untuk keamanan publik dan keberlanjutan ekonomi pesisir.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

DJP Klarifikasi: GOTO dan Lazada Bukan Pemungut Pajak Digital, Cakupan SPP-TDLN Masih Terbatas

Bahlil Tutup Akses Ekspor Listrik ke Singapura, Perintahkan Danantara Tolak Lobi

Andalkan Empat Segmen Bisnis, Telkom Rebut Target Laba Bersih Rp14,4 T di Kuartal III 2026
