Proyektil Houthi Hantam Masjid di Jazan, Dua Warga Arab Saudi Terluka

- Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa timnya telah dikerahkan ke lokasi untuk menangani dampak serangan serta mengevakuasi korban luka.
- Ketegangan Berulang di Perbatasan Saudi-Yaman Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan Arab Saudi dan Yaman.
- Serangan lintas batas semacam ini mencerminkan meluasnya dampak konflik di Yaman terhadap keamanan kawasan.
Sebuah proyektil yang diluncurkan kelompok milisi Houthi menghantam wilayah Al-Tuwal di kawasan Jazan, perbatasan selatan Arab Saudi, pada Sabtu (12/9), melukai dua orang dan merusak sebuah masjid, sejumlah bangunan, serta kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa timnya telah dikerahkan ke lokasi untuk menangani dampak serangan serta mengevakuasi korban luka.
Ketegangan Berulang di Perbatasan Saudi-Yaman
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan Arab Saudi dan Yaman. Kawasan Jazan, yang berbatasan langsung dengan wilayah Yaman, berulang kali menjadi sasaran serangan proyektil dan pesawat nirawak yang diluncurkan dari daerah yang dikuasai Houthi dalam beberapa tahun terakhir.
Serangan lintas batas semacam ini mencerminkan meluasnya dampak konflik di Yaman terhadap keamanan kawasan. Wilayah perbatasan selatan Arab Saudi, termasuk Jazan, kerap menghadapi ancaman serangan yang tidak hanya menyasar infrastruktur militer, tetapi juga fasilitas sipil seperti rumah ibadah, bangunan permukiman, dan kendaraan warga.
Hingga saat ini, otoritas Arab Saudi terus memperketat pengamanan di wilayah perbatasan sambil memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.
BERITA TERKAIT (Dunia)

Korea Utara Tolak Tuduhan FBI Soal Peretasan Binance, Kim Yo Jong Sebut Klaim AS Retorika Absurd

Gelombang Besar Pemilih AS Hadiri TPS Pemilu Sela, Dinamika Politik Global Dipertaruhkan

Lukashenko Dorong Donald Trump Jadi Sekjen PBB untuk Bersihkan 'Rawa-Rawa' Organisasi
