Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Konflik AS-Iran Berpotensi Panjang hingga 2029, Tekan Pasar Minyak Global

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Konflik AS-Iran Berpotensi Panjang hingga 2029, Tekan Pasar Minyak Global
BAGIKAN:

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi dilema geopolitik setelah para penasihat senior Gedung Putih memperingatkan bahwa konfrontasi dengan Iran berpotensi berlanjut hingga akhir masa jabatannya pada Januari 2029. Proyeksi jangka panjang ini bertentangan dengan klaim publik Trump sebelumnya yang menjanjikan penyelesaian cepat pasca-pemilihan paruh waktu.

Diskusi internal tertutup yang melibatkan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyimpulkan bahwa Teheran masih memiliki kapasitas bertahan di tengah tekanan ekonomi dan blokade laut. Strategi ekonomi baru yang diusung Menteri Keuangan Scott Bessent, dijuluki Operasi Pengasingan Ekonomi, berfokus pada pelumpuhan finansial total tanpa operasi tempur besar-besaran untuk memaksa rezim Iran menghentikan program nuklirnya.

Dampak terhadap Pasar Energi dan Ekonomi Makro

Keterlibatan militer berkepanjangan ini langsung membebani pasar minyak global. Harga bensin rata-rata di AS melonjak signifikan menjadi $4,22 per galon, naik dari $3,19 pada tahun sebelumnya. Ketegangan di Selat Hormuz, termasuk insiden militer laut dan serangan rudal balasan dari Iran, memaksa Pentagon memperpanjang penempatan sekitar 50.000 pasukan serta unit pertahanan udara di Timur Tengah hingga 2027.

Bagi pelaku pasar ekonomi global, perpanjangan konflik militer ini memicu kekhawatiran serius terkait volatilitas harga energi jangka panjang dan potensi disrupsi rantai pasok logistik maritim internasional yang berisiko menekan pertumbuhan ekonomi makro.

Pertanyaan Terkait

Mengapa konflik AS-Iran diprediksi berlanjut hingga 2029?
Para penasihat Gedung Putih menilai Teheran masih mampu melawan tekanan ekonomi dan terus membangun kembali pasokan militer di bawah blokade, sehingga memperpanjang durasi konflik melewati batas waktu yang awalnya diperkirakan Trump.

Bagaimana strategi ekonomi AS terhadap Iran saat ini?
Administrasi Trump menerapkan strategi "Operasi Pengasingan Ekonomi" yang mengandalkan blokade angkatan laut dan sanksi finansial ketat alih-alih mengerahkan operasi tempur skala besar.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸