Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Mahasiswa FK UB Diduga Lompat dari Lantai 6, Kampus Diminta Tak Cukup Hanya Screening

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Mahasiswa FK UB Diduga Lompat dari Lantai 6, Kampus Diminta Tak Cukup Hanya Screening
BAGIKAN:

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya diduga melompat dari lantai enam Gedung Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB di Jalan Veteran, Kota Malang, Kamis (10/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang dikonfirmasi sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UB semester 3 angkatan 2025 itu ditemukan masih hidup dan langsung dievakuasi ke IGD RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Hingga Jumat (11/9), korban masih menjalani perawatan intensif di ICU. Penyidik belum bisa meminta keterangan karena kondisi medisnya. Penyebab pasti peristiwa ini belum diketahui, dan polisi masih menyelidiki.

Polisi Olah TKP, Korban Belum Bisa Dimintai Keterangan

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung menerjunkan anggota. “Setelah menerima laporan, anggota Polsek Lowokwaru bersama Tim Inafis langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Lukman.

Informasi awal menyebut korban berada di ruang kelas kosong di lantai enam sebelum terjatuh. Seorang mahasiswa yang enggan disebut namanya menegaskan, “Iya lompat dari lantai 6.” Pernyataan itu kemudian dibenarkan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih. Ia menyatakan korban merupakan mahasiswa aktif angkatan 2025 dari FK yang jatuh setelah melewati jendela gedung.

Kampus Klaim Screening Rutin, Pendampingan Dipertanyakan

Di level fakultas, Staf Humas FK UB, Dame Marpaung, menyampaikan pihaknya terus memantau kondisi korban. Namun, belum ada informasi medis lebih lanjut yang dapat disampaikan. Dame juga menyinggung langkah pendampingan, termasuk screening kesehatan mental secara berkala dan layanan konseling di tingkat mahasiswa, fakultas, hingga universitas.

Analisis: Peristiwa ini tidak semestinya berhenti pada pernyataan bahwa kampus memiliki screening dan konseling. Jika benar ada mahasiswa yang jatuh dari lantai enam, pertanyaan kritisnya adalah sejauh mana sistem deteksi dini benar-benar bekerja, apakah mahasiswa merasa aman melapor, dan apakah pendampingan berjalan sebelum krisis terjadi. Publik berhak menuntut evaluasi yang transparan, bukan sekadar komunikasi krisis.

FAQ Terkait Berita Ini

Apakah korban meninggal?

Tidak. Korban masih dalam perawatan intensif di ICU RSSA Malang.

Siapa korban?

Korban adalah mahasiswa FK UB semester 3 angkatan 2025. Identitas resmi belum diungkap.

Apa penyebab kejadian?

Belum diketahui pasti. Polisi masih menyelidiki dan belum bisa meminta keterangan korban.

Meow! Tanya Nesi!
😸