Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Perosotan Darurat Air Force One Trump Membuka Saat Akan Terbang ke Dallas, Insiden atau Sengaja?

DuniaBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Internasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Perosotan Darurat Air Force One Trump Membuka Saat Akan Terbang ke Dallas, Insiden atau Sengaja?
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Insiden yang memicu spekulasi luas ini memaksa Trump menunggu sekitar 20 menit di dalam helikopter Marine One di landasan, sementara personel militer berupaya mengatasi masalah tersebut.
  • Dalam pernyataannya kepada wartawan yang dikutip ABC News, Trump mengisyaratkan bahwa pembukaan perosotan itu adalah bagian dari pemeriksaan rutin.
  • “Mereka sedang memeriksa perosotan di sini, dan saya rasa itu akan memakan waktu 15 menit.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah perosotan darurat pesawat kepresidenan Air Force One terbuka secara tiba-tiba di Pangkalan Gabungan Andrews, Rabu (9/9) sore waktu setempat, hanya beberapa menit sebelum Trump dijadwalkan naik menuju konvensi Partai Republik di Dallas, Texas. Insiden yang memicu spekulasi luas ini memaksa Trump menunggu sekitar 20 menit di dalam helikopter Marine One di landasan, sementara personel militer berupaya mengatasi masalah tersebut.

Dalam pernyataannya kepada wartawan yang dikutip ABC News, Trump mengisyaratkan bahwa pembukaan perosotan itu adalah bagian dari pemeriksaan rutin. “Mereka sedang memeriksa perosotan di sini, dan saya rasa itu akan memakan waktu 15 menit. Anda tahu, perosotan daruratnya, jadi saya kira butuh waktu sekitar 15 menit,” ujarnya. Namun, sumber yang mengetahui insiden tersebut mengatakan bahwa perosotan justru diaktifkan secara tidak sengaja oleh personel militer—sebuah versi yang bertolak belakang dengan klaim resmi.

Trump tetap meyakinkan bahwa pesawat yang merupakan hadiah dari keluarga kerajaan Qatar senilai 400 juta dolar AS (sekitar Rp7 triliun) itu aman diterbangkan. “Ya, saya yakin (pesawat aman). Kalau tidak, saya tidak akan menaikinya,” tegasnya. Namun, prosedur pemeriksaan perosotan darurat yang biasanya tidak dilakukan dengan cara membukanya sebelum keberangkatan—karena proses pemasangan kembali memakan waktu lama—menimbulkan pertanyaan mendasar tentang kronologi kejadian. Akhirnya, perosotan itu dilepas dan diangkut dengan truk pikap sebelum pesawat lepas landas ke Dallas.

Kontroversi Hadiah Qatar dan Bayang-Bayang Ancaman

Kehadiran pesawat hibah dari Qatar memang telah memicu perdebatan di kalangan anggota parlemen dan pakar hukum internasional, mengingat aturan ketat mengenai penerimaan hadiah dari pihak asing oleh pejabat tinggi Amerika. Trump awal tahun ini menyebut pesawat berusia 14 tahun itu sebagai “pesawat paling mewah di dunia,” namun insiden kali ini menyoroti sisi operasional dan keamanan yang mungkin terabaikan. Analis hubungan internasional menilai bahwa insiden ini, sekecil apa pun, dapat menjadi pukulan simbolis bagi citra kepresidenan yang selalu mengedepankan kemewahan dan keandalan.

Tak hanya itu, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan setelah pada Juli lalu Trump diam-diam berganti pesawat—berpindah melalui truk katering dan naik ke pesawat militer—saat meninggalkan KTT NATO di Turki, menyusul adanya ancaman dari Iran. Meskipun Gedung Putih dan militer belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pasti terbukanya perosotan, peristiwa ini menambah deretan kontroversi yang menyelimuti perjalanan luar negeri dan dalam negeri presiden ke-45 AS tersebut.

Analisis: Antara Kecelakaan dan Pesan Tersembunyi

Para pengamat militer dan penerbangan menyebut bahwa pembukaan perosotan darurat secara tidak sengaja memang mungkin terjadi, namun waktu dan lokasi yang sangat publik—tepat di hadapan awak media—menimbulkan kecurigaan bahwa ada unsur kesengajaan untuk mengalihkan perhatian dari isu lain, seperti tekanan politik menjelang konvensi partai. Di sisi lain, klaim Trump bahwa pemeriksaan itu sengaja dilakukan justru terkesan janggal karena prosedur standar tidak pernah melibatkan pembukaan darurat di landasan. Apa pun faktanya, peristiwa ini mengingatkan publik pada kerentanan logistik kepresidenan, sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik kemewahan Air Force One, ada protokol keamanan yang kadang harus diuji di depan mata dunia.

FAQ Terkait Berita Ini

Apakah perosotan darurat Air Force One benar-benar terbuka secara tidak sengaja?
Menurut sumber internal, personel militer secara tidak sengaja mengaktifkannya, namun Trump menyatakan bahwa itu adalah pemeriksaan rutin. Belum ada konfirmasi resmi dari militer atau Gedung Putih.

Mengapa pesawat Air Force One yang digunakan Trump adalah hadiah dari Qatar?
Pesawat tersebut diberikan oleh keluarga kerajaan Qatar sebagai hadiah pribadi, namun penggunaannya untuk kepresidenan menimbulkan pertanyaan etika dan hukum terkait penerimaan hadiah asing oleh pejabat AS.

Apa hubungan insiden ini dengan ancaman Iran sebelumnya?
Pada Juli lalu, Trump mengubah rute penerbangan secara mendadak karena ancaman dari Iran, yang menunjukkan bahwa keamanan perjalanan presiden selalu berada dalam kewaspadaan tinggi. Insiden perosotan kali ini, meski tampak teknis, menambah lapisan kehati-hatian bagi tim keamanan kepresidenan.

Meow! Tanya Nesi!
😸