Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Target E20 2028: Pemerintah Hapus Cukai Bioetanol, Pertamina Dipermudah

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Target E20 2028: Pemerintah Hapus Cukai Bioetanol, Pertamina Dipermudah
BAGIKAN:

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pencampuran bioetanol dalam bensin nonsubsidi mencapai 20 persen (E20) pada 2028. Target ini diumumkan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiyani Dewi dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI, Selasa (8/9). Langkah strategis ini sekaligus menjawab kebutuhan mengurangi impor BBM dan menekan emisi, dengan proyeksi kebutuhan bioetanol murni mencapai 1,39 juta kiloliter (KL) pada tahun tersebut.

Roadmap Mandatori Bioetanol: Dari E5 ke E20

Pemerintah menerapkan mandatori secara bertahap. Pada 2026, target E5 untuk bensin non-PSO dengan kebutuhan bioetanol sekitar 333 ribu KL dari total konsumsi 6,65 juta KL. Lalu pada 2027, target naik ke E10 yang membutuhkan sekitar 681 ribu KL. Lonjakan signifikan terjadi di 2028 saat E20 diberlakukan, dan diperkirakan terus meningkat hingga 1,47 juta KL. Eniya menegaskan, penambahan kapasitas produksi dalam roadmap energi menjadi kunci utama agar pasokan domestik mampu mengikuti target.

Insentif Fiskal: Cukai Bioetanol Ditiadakan

Untuk mendukung percepatan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menghapus cukai bioetanol. Eniya menyebut regulasi itu sudah terbit dan diharapkan mempermudah PT Pertamina (Persero) dalam mengimplementasikan campuran E20 di lapangan. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi industri hilir, mengingat selama ini beban cukai kerap menjadi kendala ekonomi dalam pencampuran bioetanol. Namun, analisis saya: penghapusan cukai saja tidak cukup; pemerintah juga harus memastikan rantai pasok bahan baku (seperti tetes tebu atau singkong) stabil agar harga jual bioetanol tetap kompetitif terhadap BBM fosil.

Regulasi dan Spesifikasi Teknis

Selain insentif fiskal, ESDM menyiapkan pedoman teknis melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 275 Tahun 2026. Spesifikasi bioetanol untuk campuran E10 dan E20 akan dibedakan—semakin tinggi kadar campuran, semakin ketat spesifikasi yang diminta. Ini penting untuk menjaga performa mesin dan emisi, sekaligus memberi kepastian bagi produsen dan konsumen. Dari sisi bisnis, pelaku industri energi terbarukan perlu segera menyesuaikan kapasitas produksi dan investasi, karena target 2028 tergolong ambisius mengingat kapasitas nasional saat ini masih jauh di bawah kebutuhan.

Analisis: Tantangan dan Peluang

Kebijakan E20 adalah langkah berani di tengah ketergantungan impor BBM yang masih tinggi. Namun, tiga tantangan utama harus dijawab: (1) ketersediaan bahan baku bioetanol yang bersaing dengan pangan, (2) infrastruktur distribusi dan penyimpanan yang kompatibel, dan (3) harga jual yang tidak membebani masyarakat. Di sisi lain, peluangnya besar: menciptakan lapangan kerja hijau, mengurangi defisit neraca perdagangan, dan memperkuat posisi Indonesia dalam transisi energi. Pemerintah perlu memastikan koordinasi lintas kementerian dan melibatkan pelaku usaha secara aktif, bukan sekadar menetapkan target.

FAQ Terkait Berita Ini

1. Apa itu E20 dan mengapa targetnya 2028?
E20 adalah campuran bensin dengan 20% bioetanol. Target 2028 dipilih untuk memberi waktu persiapan teknis dan peningkatan kapasitas produksi nasional, serta sejalan dengan komitmen penurunan emisi.

2. Apakah penghapusan cukai bioetanol berdampak pada harga BBM?
Penghapusan cukai menurunkan biaya produksi campuran, sehingga berpotensi menekan harga jual. Namun, harga akhir tetap dipengaruhi oleh harga minyak dunia dan biaya logistik.

3. Bagaimana dampaknya bagi konsumen kendaraan bermotor?
Kendaraan yang sesuai standar E10-E20 akan lebih ramah lingkungan. Namun, pemilik kendaraan lama perlu memeriksa kompatibilitas mesin untuk menghindari korosi atau kerusakan pada sistem bahan bakar.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸