⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Purbaya Setahun di Kursi Menkeu: Pusing Tiap Hari, Tapi Ekonomi RI Tetap 'Lumayan' dan Target 6%

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Purbaya Setahun di Kursi Menkeu: Pusing Tiap Hari, Tapi Ekonomi RI Tetap 'Lumayan' dan Target 6%
BAGIKAN:

Tepat setahun menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kepala pusing hampir setiap hari menghadapi badai global. Namun di tengah tekanan perang dagang dan penurunan outlook peringkat utang, ia menilai ekonomi Indonesia masih tergolong bagus. Target berikutnya: mendorong pertumbuhan kuartal IV-2026 mendekati 6% sebagai batu loncatan menuju 2027.

Purbaya yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani, mengungkapkan hal itu di gedung DPR RI, Senin (7/8/2026). Dalam wawancara singkat, ia merinci dinamika yang dihadapi selama 12 bulan terakhir: eskalasi perang AS-Iran, kelanjutan perang dagang AS-China, serta revisi pandangan lembaga pemeringkat Moody's dan Fitch dari stabil ke negatif untuk obligasi pemerintah.

Di Balik Keluhan 'Pusing', Ada Optimisme Terukur

"Bikin pusing terus-terusan hampir tiap hari. Nggak terasa 1 tahun, karena mikir terus. Tapi yang penting hasilnya lumayan lah. Paling nggak ekonominya masih lumayan bagus," ujar Purbaya. Namun ia cepat menambahkan bahwa ke depan tantangan justru akan lebih cepat dan berat, sehingga diperlukan percepatan.

Analisis kami: pernyataan "lumayan" bukanlah sekadar merendah. Di tengah pelemahan global dan sentimen negatif dari lembaga rating, stabilitas fiskal RI tetap terjaga berkat pengelolaan APBN yang disiplin. Purbaya tampaknya memilih gaya komunikasi realistis—tidak overpromising, tapi tetap memberi sinyal bahwa ruang fiskal masih terbuka untuk akselerasi.

Target 6% di 2027, Kuartal IV-2026 Jadi Uji Coba

Menkeu menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2026 bisa mendekati 6%, sejalan dengan target Presiden untuk 2027. "Tahun ini kita dorong di triwulan IV-2026 mendekati, lebih cepat lah ke arah 6%," tegasnya. Jika capaian itu terwujud, ia optimistis proyeksi 2027 akan melampaui angka tersebut.

"Tahun depan mudah-mudahan target 6% bisa tercapai, mudah-mudahan bisa lebih, karena kita sudah mengerti sekarang. Dalam setahun kami lakukan semacam eksperimen kan, mana yang bisa, mana yang nggak. Sekarang sudah kita beresin semua, seharusnya tahun depan bisa tumbuh lebih cepat lagi. Apalagi program Presiden Prabowo amat real dan pokoknya akan signifikan ke ekonomi," tuturnya.

Kata kunci "eksperimen" menarik perhatian. Ini mengindikasikan bahwa tahun pertama Purbaya banyak digunakan untuk memetakan instrumen fiskal yang efektif—mulai dari subsidi, insentif investasi, hingga belanja infrastruktur. Dengan pembelajaran itu, ia merasa peta jalan 2027 sudah lebih solid. Namun tetap perlu dicermati risiko eksternal, terutama jika suku bunga global masih tinggi dan harga komoditas berfluktuasi.

Sebagai informasi, target pertumbuhan 6% adalah ambisi yang tidak mudah di tengah kondisi global yang masih rapuh. Namun dengan koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan kementerian teknis, peluang itu tetap terbuka jika investasi dan konsumsi rumah tangga bergerak seirama.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Purbaya untuk 2027?
Purbaya menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6% pada 2027, dengan langkah awal mendorong kuartal IV-2026 mendekati angka tersebut.

Mengapa Purbaya menyebut tahun pertamanya sebagai 'eksperimen'?
Ia mengaku menggunakan tahun pertama untuk menguji kebijakan fiskal mana yang paling efektif di tengah tekanan global, sehingga ke depan ia bisa lebih fokus dan mempercepat pertumbuhan.

Bagaimana respons pasar terhadap pernyataan Purbaya?
Pasar cenderung merespons positif sinyal optimisme yang realistis, terutama jika disertai dengan realisasi belanja pemerintah yang tepat sasaran dan pengendalian defisit yang terjaga.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸