BRI Siap Perluas Rekening demi Inklusi Keuangan, Respons Cepat Arahan Presiden Prabowo
Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyatakan kesiapan penuh untuk mengakselerasi perluasan kepemilikan rekening perbankan di seluruh pelosok Tanah Air, merespons langsung arahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah strategis ini diumumkan pada Selasa (8/9/2026) dalam program Evening Up CNBC Indonesia, dan dinilai menjadi terobosan penting guna memperkuat inklusi keuangan serta literasi finansial bagi masyarakat yang masih belum tersentuh layanan perbankan formal.
Direktur Utama BRI, dalam pernyataan resminya, menegaskan bahwa perseroan telah menyiapkan sejumlah program terpadu, mulai dari pembukaan rekening berbasis digital hingga gerakan agen BRILink di desa-desa. "Kami mendukung penuh visi Presiden untuk mendekatkan perbankan ke seluruh rakyat. Ini bukan sekadar target volume, tetapi juga upaya menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan produktif," ujarnya. Hingga kini, BRI masih menduduki posisi sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia, dengan lebih dari 10.000 kantor cabang dan ribuan agen yang tersebar di 34 provinsi.
Urgensi Perluasan Rekening di Tengah Tantangan Ekonomi
Jika melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan nasional masih berada di kisaran 49% pada 2024, sementara inklusi keuangan telah menyentuh angka 75%. Artinya, masih ada jutaan orang dewasa yang memiliki akses fisik namun belum memahami produk keuangan atau belum memiliki rekening tabungan. BRI melihat celah ini sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari lapisan bawah—sebuah langkah yang selaras dengan program ekonomi kerakyatan yang digaungkan pemerintahan baru.
Analisis saya: kebijakan ini tepat waktu. Di tengah tekanan global dan perlambatan konsumsi domestik, perluasan rekening tidak hanya mendongkrak rasio perbankan, tetapi juga membuka jalur bagi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan subsidi sosial yang lebih tepat sasaran. BRI, dengan basis nasabah UMKM yang kuat, memiliki posisi paling ideal untuk menjadi motor penggerak inklusi. Namun, tantangan terbesar bukanlah infrastruktur, melainkan edukasi: masyarakat di wilayah terpencil kerap ragu menggunakan layanan digital karena minimnya pemahaman biaya dan keamanan.
Langkah Konkret dan Target Jangka Pendek
BRI menargetkan tambahan 5 juta rekening baru hingga akhir tahun 2026, dengan fokus pada kalangan petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro. Program unggulan meliputi: (1) pembebasan biaya administrasi untuk rekening tertentu, (2) edukasi keuangan melalui agen-agen BRILink, dan (3) kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendata warga yang belum memiliki rekening. Langkah ini juga akan didukung oleh digitalisasi bank yang memungkinkan pembukaan rekening secara online hanya dengan KTP dan foto diri.
Ekonom senior Faisal Basri menilai, inisiatif BRI adalah bentuk adaptasi terhadap kebutuhan zaman. "Yang penting bukan sekadar jumlah rekening, tetapi seberapa aktif rekening tersebut digunakan untuk transaksi produktif. BRI harus memastikan bahwa rekening baru tidak menjadi rekening 'tidur'," ujarnya dalam diskusi terpisah. Pendapat ini memperkuat keyakinan bahwa perluasan harus dibarengi dengan pendampingan usaha dan literasi keuangan yang berkelanjutan.
Dampak bagi Sektor Perbankan dan UMKM
Meluasnya kepemilikan rekening akan memperluas basis data keuangan nasional, membantu pemerintah merumuskan kebijakan fiskal dan moneter yang lebih berbasis bukti. Bagi UMKM, akses ke rekening formal membuka peluang pembayaran digital, pencatatan keuangan, dan akses kredit dengan riwayat transaksi yang jelas. Saya menilai sinergi antara BRI, OJK, dan Kementerian Keuangan menjadi kunci agar program ini tidak terjebak dalam euforia seremonial, tapi berdampak nyata pada pengurangan ketimpangan akses keuangan antardaerah.
FAQ Terkait Berita Ini
- Apakah semua masyarakat bisa membuka rekening BRI secara gratis? Ya, BRI menyediakan produk tabungan tanpa biaya administrasi untuk segmen tertentu, namun syarat dan ketentuan berlaku. Informasi lengkap bisa diperoleh di kantor cabang atau agen BRILink terdekat.
- Berapa target tambahan rekening BRI di tahun 2026? BRI menargetkan 5 juta rekening baru hingga akhir 2026, dengan prioritas pada daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
- Bagaimana cara mendaftar rekening BRI secara digital? Masyarakat dapat menggunakan aplikasi BRImo atau mengunjungi situs resmi BRI untuk proses pembukaan rekening online dengan verifikasi KTP dan selfie.


