Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Bandara Soetta Kembali Menggeliat, Antrean Penumpang Membanjiri Terminal Pasca Erupsi

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Bandara Soetta Kembali Menggeliat, Antrean Penumpang Membanjiri Terminal Pasca Erupsi
BAGIKAN:

Setelah dua hari libur paksa akibat ancaman abu vulkanik, denyut nadi penerbangan nasional kembali berdetak. Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma resmi dibuka Selasa dini hari, memicu gelombang penumpang yang rela mengantre berjam-jam demi memastikan jadwal terbang mereka. Kementerian Perhubungan mengumumkan pembukaan efektif pukul 00.01 WIB, disusul Bandara Husein Sastranegara, Budiarto Curug, dan Pondok Cabe menyusul beberapa jam kemudian. Keputusan ini diambil setelah evaluasi ketat terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya melumpuhkan delapan bandara sejak Sabtu.

Antrean panjang tampak di area check-in Soekarno-Hatta, mencerminkan penumpukan permintaan yang tertahan selama penutupan. Namun di balik euforia operasional, ada catatan penting: keselamatan tetap jadi panglima. Otoritas bandara mewajibkan inspeksi menyeluruh seluruh armada sebelum lepas landas, serta mewajibkan pilot dan kru memahami restricted polygon โ€“ zona udara yang masih terdeteksi abu vulkanik. Maskapai pun diminta koordinasi ketat dengan pengelola bandara dan otoritas penerbangan.

Dampak Bisnis dan Pelajaran dari Erupsi

Dari sudut pandang ekonomi, penutupan ini menjadi ujian ketahanan rantai pasok logistik udara dan sektor pariwisata. Penerbangan nasional mencatat kerugian operasional signifikan, belum termasuk kompensasi dan biaya rebooking. Namun, respons cepat Kemenhub dan otoritas bandara patut diapresiasi โ€“ mereka tak sekadar membuka, tapi membuka dengan protokol ketat. Ini sinyal bahwa industri penerbangan Indonesia mulai matang dalam mitigasi bencana vulkanik, sebuah pelajaran mahal dari erupsi-erupsi sebelumnya.

Yang menarik, Bandara Radin Inten II Lampung dan Muhammad Taufiq Kiemas masih menunggu kepastian, mengindikasikan sebaran abu masih dinamis. Bagi pelaku usaha, ini pengingat agar selalu memantau kanal resmi maskapai dan tidak hanya mengandalkan jadwal normal. Fleksibilitas perjalanan menjadi kata kunci di tengah ketidakpastian alam.

FAQ Terkait Berita Ini

  • Apakah semua bandara yang ditutup sudah beroperasi normal? Belum. Soekarno-Hatta, Halim, Husein, Budiarto, dan Pondok Cabe sudah buka, namun Radin Inten II dan Muhammad Taufiq Kiemas masih menunggu evaluasi lebih lanjut.
  • Bagaimana cara memastikan penerbangan saya tidak batal? Penumpang wajib mengecek status jadwal melalui kanal resmi maskapai (website atau aplikasi) sebelum berangkat ke bandara.
  • Apa dampak ekonomi dari penutupan ini terhadap sektor penerbangan? Kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah dari penundaan dan pembatalan, namun pembukaan cepat membantu meminimalkan efek domino pada logistik dan pariwisata.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ