Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Lampung Financial Festival 2026: Panggung Para Pemimpin dan Selebriti untuk Literasi Keuangan

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Lampung Financial Festival 2026: Panggung Para Pemimpin dan Selebriti untuk Literasi Keuangan
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Lampung Financial Festival 2026 digelar hari ini, Sabtu (5/9), dibuka oleh pejabat LPS, UNILA, dan Gubernur Lampung.
  • Hadir deretan tokoh nasional: Menko Pangan Zulkifli Hasan, Raffi Ahmad & Nagita Slavina, hingga Chairul Tanjung sebagai pembicara inspiratif.
  • Acara ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan penjaminan simpanan, dengan sesi talkshow dan edukasi sepanjang hari.

Jakarta, CNBC Indonesia – Lampung Financial Festival 2026 resmi digelar hari ini, Sabtu (5/9/2026). Festival yang menjadi ajang edukasi keuangan ini dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, dan Rektor UNILA, Lusmeilia Afriani, disusul sambutan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Rangkaian acara dimulai dengan sesi 'DPR Menyapa' oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan, dilanjutkan wawancara eksklusif dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang diharapkan menginspirasi anak muda di kampung halamannya. Siang hari, hadir Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, serta Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino.

Sesi paling dinanti adalah inspirasi dari Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, bersama Nagita Slavina (13.00-14.00), yang berbagi kisah sukses membangun bisnis dan pengaruh. Sore hari, acara dimeriahkan Business Talk 'Let's Talk Gold' oleh Chief Marketing Officer Raja Emas Indonesia, M. Rahmat, kemudian sesi inspiratif bersama Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (16.00-17.00), dan ditutup dengan Educational Class (17.00-18.00).

Festival ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Lampung dan sekitarnya untuk memahami produk keuangan, perlindungan simpanan, serta peluang investasi. Jangan lewatkan liputan lengkapnya hanya di CNBC Indonesia.

Analisis Pakar

Lampung Financial Festival bukan sekadar seremoni seremonial. Kehadiran tokoh lintas sektor—dari regulator (LPS, BI), legislatif (DPR), eksekutif (Menko Pangan), hingga selebriti dan konglomerat—menunjukkan bahwa literasi keuangan telah menjadi agenda prioritas nasional. Namun, yang menarik adalah strategi menggandeng figur populer seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Ini adalah langkah cerdas untuk menjangkau generasi muda yang selama ini cenderung apatis terhadap produk perbankan dan investasi formal. Namun, perlu diwaspadai agar sesi inspirasi tidak berubah menjadi sekadar hiburan tanpa substansi edukasi yang mendalam.

Dari sisi ekonomi makro, festival ini datang di tengah tren peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, yang menurut OJK telah mencapai 75% pada 2025. Namun, tingkat literasi masih tertinggal di angka 65%. Artinya, banyak masyarakat yang sudah memiliki akses keuangan tetapi belum memahami cara mengelola risiko, bunga, atau penjaminan. Acara seperti ini seharusnya menjadi jembatan untuk menutup gap tersebut, apalagi dengan melibatkan LPS sebagai penjamin simpanan nasional. Saya menilai, perlu ada tindak lanjut berupa program berkelanjutan, bukan sekadar event tahunan.

Kehadiran Chairul Tanjung sebagai pengusaha sukses juga memberi sinyal bahwa dunia usaha serius mendorong kewirausahaan berbasis literasi keuangan. Namun, saya mengkritisi bahwa terlalu banyak sesi talkshow dan terlalu sedikit sesi praktis seperti simulasi investasi atau pengelolaan utang. Masyarakat butuh contoh konkret, bukan sekadar motivasi. Selain itu, pelibatan DPR dan menteri seharusnya dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kebijakan nyata, seperti program KUR, perlindungan konsumen, atau reformasi sistem pensiun—bukan sekadar 'menyapa' publik.

Ke depan, saya berharap festival ini tidak berhenti di Lampung, tetapi menjadi model bagi daerah lain dengan penyesuaian konten lokal. Dan yang terpenting, efektivitasnya harus diukur dengan peningkatan nyata dalam perilaku keuangan masyarakat, bukan hanya antusiasme penonton. Tanpa evaluasi yang ketat, acara ini hanya akan menjadi panggung gengsi bagi para tokoh, bukan solusi bagi rakyat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa itu Lampung Financial Festival dan siapa yang menyelenggarakannya?
    A: Festival ini adalah acara tahunan yang digagas oleh CNBC Indonesia dan lembaga keuangan seperti LPS, bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Diselenggarakan di Lampung dengan menggandeng pemerintah daerah dan universitas setempat.
  • Q: Kapan dan di mana acara ini berlangsung?
    A: Digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Lampung. Lokasi spesifik tidak disebutkan, namun biasanya di pusat konvensi atau gedung serbaguna yang ditunjuk oleh panitia.
  • Q: Apakah acara ini gratis dan terbuka untuk umum?
    A: Berdasarkan informasi, festival ini bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya, mengingat tujuannya edukatif. Masyarakat dapat hadir secara langsung atau menyaksikan siaran melalui kanal CNBC Indonesia.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸