Siksaan Rute Trans-Jawa: 16 Mitsubishi Xforce Buktikan Ketangguhan Handling dan Fitur Wet Mode di Solo!
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Ringkasan Singkat
- Komunitas Xfoc Indonesia sukses menggelar Touring Kemerdekaan 2026 melintasi rute Jakarta-Semarang-Solo-Ambarawa dengan 16 unit Mitsubishi Xforce.
- Perjalanan sejauh ratusan kilometer ini menguji ketangguhan SUV kompak Mitsubishi di berbagai medan, mulai dari tol trans-Jawa hingga jalanan perkotaan historis.
- Xfoc kini berkembang pesat dengan lebih dari 139 anggota di 13 provinsi sejak pertama kali melakukan kopi darat pada tahun 2024.
Halo para petrolhead, Doni Surya di sini! Kali ini kita tidak sedang bicara soal uji coba sirkuit yang steril, melainkan pembuktian nyata di aspal jalan raya. Sebanyak 16 unit Mitsubishi Xforce baru saja menuntaskan 'Touring Kemerdekaan 2026' yang digelar oleh komunitas Xfoc (Xforce Owner Club) Indonesia pada 22-24 Agustus 2026. Mengusung tema besar "Satu Konvoi, Satu Frekuensi, Satu Indonesia", rombongan ini menempuh rute panjang dari Jakarta, membelah tol Trans-Jawa, hingga menjelajahi sudut-sudut bersejarah di Jawa Tengah.
Perjalanan dimulai dari titik kumpul di Rest Area KM 130 Tol Cipali. Di jalur bebas hambatan ini, performa mesin 1.5L berkode 4A91 milik Xforce benar-benar diuji untuk menjaga ritme konvoi yang konstan. Dari Cipali, rombongan langsung melesat menuju Semarang dan melanjutkan perjalanan ke Kota Solo untuk menikmati kuliner khas serta atmosfer magis kota berjuluk The Spirit of Java tersebut.
Memasuki hari kedua, intensitas kegiatan semakin padat. Rombongan melakukan kunjungan ke dealer Sun Motor Solo Jebres dan Sun Motor Kartasura. Menariknya, mereka juga menggelar aksi rolling thunder mengelilingi area cagar budaya Keraton Solo. Manuver lincah SUV kompak ini di jalanan Solo yang padat dan sempit membuktikan bahwa radius putar 5,2 meter milik Xforce bukan sekadar angka di atas kertas. Tak ketinggalan, rombongan juga singgah di Making Cars Experience Solo untuk menikmati edukasi otomotif interaktif.
Hari terakhir ditutup dengan petualangan sejarah ke Benteng Fort Willem I di Ambarawa. Di sini, ground clearance tinggi milik Xforce sangat membantu saat melintasi akses jalan berbatu menuju benteng kolonial tersebut, sebelum akhirnya rombongan bertolak kembali ke Jakarta dan berpisah di KM 62 Cikampek.
Yusi Krisnawati, Ketua Panitia Pelaksana Touring Kemerdekaan 2026, mengungkapkan rasa bangganya atas suksesnya acara ini. "Melalui semangat kemerdekaan, touring kali ini membawa tema satu konvoi, satu frekuensi, satu Indonesia. Kami tidak hanya memantapkan eksistensi komunitas, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-anggota keluarga Xfoc yang datang dari berbagai chapter seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Serang, Semarang, hingga Surabaya," ujarnya.
Sebagai informasi, Xfoc Indonesia yang berawal dari grup Facebook dan WhatsApp kini telah menjelma menjadi kekuatan komunitas yang solid. Sejak kopdar pertama pada 22 Juni 2024 di Cibubur, kini anggotanya telah menembus 139 orang yang tersebar di 31 kota dan 13 provinsi di seluruh Indonesia.
Analisis Pakar
Sebagai seorang reviewer otomotif, saya melihat touring jarak jauh seperti ini adalah ujian validasi terbaik bagi sebuah kendaraan, khususnya untuk medium SUV seperti Mitsubishi Xforce. Di atas kertas, banyak purist yang meragukan mesin 1.5L MIVEC DOHC berpasangan dengan transmisi CVT milik Xforce karena dianggap 'kurang bertenaga' (hanya menghasilkan 105 PS). Namun, dalam skenario konvoi jarak jauh di tol Trans-Jawa, karakter CVT Xforce yang dilengkapi dengan Step-shift control justru memberikan efisiensi bahan bakar yang luar biasa tanpa kehilangan momentum saat harus menyalip kendaraan besar.
Aspek suspensi juga patut diacungi jempol. Jalur dari Semarang menuju Solo dan Ambarawa menyajikan kombinasi jalan bergelombang dan tikungan tajam. Di sinilah fitur Active Yaw Control (AYC) bekerja secara magis. Sistem ini secara aktif mengontrol gaya pengereman pada roda depan bagian dalam untuk meminimalkan understeer. Hasilnya? Mobil tetap stabil dan minim body roll meskipun memiliki ground clearance setinggi 222 mm—tertinggi di kelasnya. Karakter suspensi yang cenderung stiff namun presisi ini membuat pengemudi tidak cepat lelah saat melibas rute luar kota.
Namun, catatan kritis saya ada pada sektor kenyamanan baris kedua saat diisi penuh muatan keluarga dan barang bawaan untuk touring 3 hari. Ruang kaki (legroom) Xforce memang sangat lega, tetapi bantingan suspensi belakang yang menggunakan torsion beam akan terasa sedikit keras bagi penumpang belakang ketika melintasi jalanan rusak di sekitar Ambarawa. Beruntung, sistem audio premium dari Yamaha yang tertanam di kabin mampu mengalihkan perhatian dengan kualitas suara yang sangat jernih, mereduksi kelelahan selama perjalanan panjang.
Secara keseluruhan, pertumbuhan pesat komunitas Xfoc dalam waktu dua tahun membuktikan bahwa Mitsubishi berhasil menciptakan produk yang memiliki ikatan emosional kuat dengan konsumennya. Xforce bukan sekadar alat transportasi komuter perkotaan, melainkan sebuah lifestyle cruiser yang siap diajak berpetualang tanpa ragu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa keunggulan utama Mitsubishi Xforce saat digunakan untuk touring jarak jauh?
A: Keunggulan utamanya terletak pada ground clearance tinggi (222 mm) yang aman untuk berbagai medan, fitur Active Yaw Control (AYC) untuk kestabilan menikung, serta 4 mode berkendara (Normal, Wet, Gravel, Mud) yang adaptif terhadap cuaca ekstrem.
Q: Bagaimana spesifikasi mesin Mitsubishi Xforce yang digunakan dalam touring ini?
A: Mitsubishi Xforce dipersenjatai mesin bensin 1.5L 4-silinder MIVEC (kode 4A91) bertenaga 105 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 141 Nm pada 4.000 rpm, yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT.
Q: Berapa jumlah anggota komunitas Xfoc Indonesia saat ini?
A: Hingga saat ini, Xfoc Indonesia telah memiliki lebih dari 139 anggota aktif yang tersebar di 31 kota dan 13 provinsi di Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, hingga Kalimantan.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Lelang Honda Vario 150 Pelat Merah di Jakarta: Harga Limit Rp 2,86 Juta, Kondisi Rusak Berat

BYD Klaim 5.000 Pekerja Lokal di Pabrik Subang, Targetkan 20.000 Penyerapan Naker Saat Kapasitas Maksimal

Dari 10 Unit ke Target 2 Juta: Chery Beberkan Strategi Ekspor yang Ubah Citra Mobil Tiongkok
