⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Restoran di Yogyakarta Ganti LPG ke CNG, Hemat hingga 40% Biaya Operasional

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Restoran di Yogyakarta Ganti LPG ke CNG, Hemat hingga 40% Biaya Operasional
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Restoran Padang Payakumbuah dan warung Nasi Goreng Mas Wit di Yogyakarta beralih dari LPG ke CNG untuk dapur mereka.
  • Penghematan biaya gas mencapai 30‑40%: Payakumbuah turun dari Rp40 jt menjadi Rp24‑25 jt per bulan, Mas Wit dari Rp1,5‑2 jt menjadi Rp0,68 jt.
  • Langkah ini didukung oleh PGN Gagas melalui jaringan jargas yang kini melayani lebih dari 4.500 pelanggan di Sleman, Sukoharjo, dan Magelang.

Yogyakarta – Sejak dibuka pada November 2024, Restoran Payakumbuah memilih CNG sebagai bahan bakar utama dapurnya. Menurut PIC restoran, Adi Saputro, konsumsi gas mencapai 2.000 m³ per bulan dengan tarif Rp13.500 per m³. Total biaya bulanan turun dari sekitar Rp40 juta (LPG) menjadi Rp24‑25 juta, artinya efisiensi mencapai 30 %.

Keputusan ini bukan sekadar soal harga. PGN Gagas, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk, menjamin pasokan berkelanjutan bahkan pada hari libur, serta menekankan standar keamanan tinggi. “Suplai tetap jalan, layanan cepat ganti tabung, itu yang membuat kami tidak ragu‑ragu,” kata Adi.

Warung Nasi Goreng Mas Wit juga beralih ke jaringan jargas CNG. Pemiliknya, Elin, menjelaskan proses pemasangan yang gratis dan fleksibel dalam menentukan titik sambungan. Hasilnya, biaya gas bulanan turun drastis dari Rp1,5‑2 juta menjadi sekitar Rp680.000 – lebih dari 60 % penghematan.

Keunggulan CNG tidak hanya pada biaya. Ketersediaan yang stabil menghilangkan risiko kelangkaan LPG, terutama ukuran tabung 12 kg atau 3 kg yang sering sulit ditemukan. Dengan jaringan pipa DTM dan DTR sepanjang 141,4 km, serta 1 unit Pressure Regulating Station, PGN Gagas kini melayani 4.545 rumah tangga, 6 usaha kecil, dan 4 pelanggan industri di wilayah selatan Jawa Tengah.

Analisis Pakar

Peralihan dari LPG ke CNG di sektor kuliner Yogyakarta menandakan perubahan paradigma biaya energi di industri makanan. Dari perspektif makroekonomi, penghematan 30‑40 % pada ribuan outlet dapat menurunkan tekanan inflasi biaya produksi makanan, yang pada gilirannya menurunkan harga jual ke konsumen. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperluas penggunaan gas alam sebagai upaya diversifikasi energi dan pengurangan ketergantungan pada LPG impor.

Namun, adopsi CNG masih terhambat oleh infrastruktur. Meskipun PGN Gagas telah mengembangkan jaringan jargas dengan panjang lebih dari 140 km, cakupan geografis masih terbatas pada kota‑kota utama. Untuk skala nasional, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan investor swasta agar jaringan pipa dapat menjangkau daerah pedesaan yang masih sangat bergantung pada LPG tabung.

Dari sudut pandang bisnis, restoran yang mengalihkan ke CNG memperoleh keunggulan kompetitif tidak hanya lewat biaya operasional yang lebih rendah, tetapi juga melalui citra ramah lingkungan. Gas alam terbakar lebih bersih, menghasilkan emisi CO₂ yang lebih rendah dibandingkan LPG. Hal ini dapat menjadi nilai jual tambahan bagi konsumen yang semakin sadar akan isu keberlanjutan.

Terakhir, risiko harga CNG harus dipantau. Meskipun saat ini tarif Rp13.500 per m³ tampak stabil, fluktuasi harga gas dunia dapat memengaruhi tarif domestik. Restoran sebaiknya mengunci kontrak jangka panjang atau mengadopsi mekanisme hedging energi untuk melindungi margin keuntungan mereka.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Berapa besar penghematan biaya operasional bila beralih dari LPG ke CNG?
    A: Penghematan rata‑rata 30‑40 % per bulan, tergantung volume konsumsi.
  • Q: Apakah suplai CNG terjamin selama hari libur?
    A: Ya, PGN Gagas menjamin pasokan 24/7, termasuk pada hari libur nasional.
  • Q: Bagaimana cara restoran mengakses jaringan jargas CNG?
    A: Pemilik cukup mengajukan permohonan ke PGN Gagas, pemasangan dilakukan tanpa biaya instalasi awal, dan titik sambungan dapat dipilih sesuai kebutuhan.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸