Kebakaran Hebat di Pasar Sungai Duri: 48 Ruko Hangus, 60 Unit Pemadam Dikerahkan
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Ringkasan Singkat
- Api melanda Pasar Sungai Duri di Kalimantan Barat pada Kamis malam, menewaskan 48 ruko.
- Lebih dari 60 unit mobil pemadam dari 12 wilayah, termasuk Kepala Desa Heriyanto, dikerahkan untuk memadamkan api yang cepat menyebar.
- Penyebab kebakaran belum teridentifikasi; tim masih melakukan pendinginan hingga dini hari.
Kamur, 21 Agustus 2026 – Sekitar pukul 18.15 WIB, api tiba‑tiba muncul di tengah deretan ruko di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Dalam hitungan menit, kobaran meluas ke 48 rumah toko (ruko) yang berdekatan, memaksa pemadam kebakaran mengerahkan lebih dari 60 unit mobil dari 12 wilayah, termasuk Sambas, Pemangkat, Selakau, Singkawang, Sungai Jawi, Wasu, Pontianak, Pinyoh, Peniti, Segedong, Purun, dan Mempawah.
Kepala Desa Heriyanto mengonfirmasi bahwa proses pemadaman selesai pada pukul 22.00 WIB, namun tim tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum teridentifikasi; warga melaporkan api pertama terlihat dari ruko tengah, namun tidak ada petunjuk jelas mengenai sumbernya.
Kecepatan penyebaran api dipicu oleh kepadatan bangunan yang berdekatan, sehingga menuntut koordinasi lintas wilayah yang intens. Meskipun upaya pemadaman berhasil menahan laju kebakaran, kerugian material bagi pedagang dan pemilik ruko diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Analisis Pakar
Menurut saya, insiden ini mengungkapkan kegagalan struktural dalam perencanaan tata ruang pasar tradisional di daerah pedesaan. Bangunan ruko yang dibangun berdekatan tanpa memperhatikan standar jarak aman dan sistem pemadam kebakaran internal meningkatkan risiko kebakaran meluas. Pemerintah daerah seharusnya menegakkan regulasi bangunan yang ketat, termasuk keharusan instalasi alat pemadam api ringan (APAR) dan jalur evakuasi yang jelas.
Selanjutnya, respons cepat dari 60 unit mobil pemadam kebakaran memang patut diapresiasi, namun hal ini menandakan ketergantungan pada bantuan eksternal. Idealnya, satuan pemadam kebakaran setempat harus memiliki kapasitas dan peralatan yang memadai untuk mengatasi kebakaran skala menengah tanpa harus mengandalkan bantuan dari wilayah lain. Investasi dalam pelatihan, peralatan modern, dan penempatan stasiun pemadam yang strategis di Kabupaten Bengkayang sangat diperlukan.
Terakhir, kurangnya investigasi awal yang transparan menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. Pemerintah harus segera membentuk tim investigasi independen untuk menelusuri penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan kelalaian listrik, penyimpanan bahan mudah terbakar, atau tindakan kriminal. Tanpa penjelasan yang jelas, kepercayaan publik terhadap aparat akan terus menurun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa banyak ruko yang terbakar di Pasar Sungai Duri?
A: Sebanyak 48 ruko dilaporkan terbakar. - Q: Dari mana asal bantuan pemadam kebakaran?
A: Lebih dari 60 unit mobil dipanggil dari 12 wilayah, termasuk Sambas, Pontianak, dan Singkawang. - Q: Apakah penyebab kebakaran sudah diketahui?
A: Hingga kini penyebab kebakaran belum teridentifikasi; penyelidikan masih berlangsung.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Gencarkan 'Program Senin Kabel', Pemprov DKI Targetkan Turunkan Semua Kabel Udara ke Bawah Tanah dalam 5 Tahun

Kebakaran Jakbar Naik 9,51 Persen, FKDM Digemblar Jadi Garda Depan Penanganan Krisis

Ibu Lansia Dituduh Senggol Mobil Sebelum Tewaskan Pemotor di Kembangan, Polisi Ungkap Kronologi
