Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran Mal di Makassar: Api Menghanguskan Toko, Pengunjung Pingsan, dan Dugaan Korsleting Listrik

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kebakaran Mal di Makassar: Api Menghanguskan Toko, Pengunjung Pingsan, dan Dugaan Korsleting Listrik
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Api melanda dua lantai mal di Makassar pada malam 9 Agustus, memicu kepanikan dan menyebabkan beberapa orang pingsan.
  • Tim Damkar Makassar berhasil memadamkan kebakaran dalam 20 menit berkat pengerahan 30 armada.
  • Penyebab awal masih penyelidikan resmi, namun indikasi pertama mengarah pada korsleting listrik pada neon box.

Pada pukul 21.45 WITA, kobaran api tiba‑tiba melahap bagian timur mal di Makassar, tepat di area papan reklame yang terpasang di dinding atas. Kebakaran terjadi ketika mal masih beroperasi, sehingga sejumlah pengunjung dan karyawan terperangkap dalam asap tebal.

Menurut Kadispemadam (Kadis) Damkar Makassar Fadli Wellang, laporan pertama diterima pukul 21.48 lewat Mako, dan tim respon dari Posko Timur tiba sekitar sembilan menit kemudian. Jalanan yang padat memperlambat kedatangan mereka, namun mereka berhasil mengendalikan api dalam waktu kurang lebih dua puluh menit.

Investigasi awal mengidentifikasi dua titik fokus kebakaran: lantai tiga, yang menjadi tempat penampungan barang pakaian, dan lantai empat, tepat di area Timezone – wahana permainan yang pada saat itu sudah kosong karena persiapan penutupan malam. Asap pekat yang keluar dari kedua titik tersebut membuat beberapa pengunjung pingsan, sementara seorang karyawan melaporkan sesak napas.

Petugas medis di lokasi menanganinya, namun tidak ada korban jiwa. Sekitar 30 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mencegah api meluas ke etalase utama. Sementara itu, saksi mata, Akram, karyawan tenant, mengaku bahwa api muncul “dari belakang” dan asap masuk secara tiba‑tiba, memaksa mereka berlari keluar sambil terengah‑engah.

Penyelidikan resmi masih berlangsung. Pihak berwenang mencurigai adanya korsleting listrik pada neon box sebagai pemicu, namun belum ada konfirmasi final. Semua pihak, termasuk pemilik mal, tenant, dan otoritas keamanan, diharapkan memberikan data lengkap untuk mengungkap akar permasalahan.

Analisis Pakar

Kasus kebakaran ini menyoroti kegagalan sistem manajemen risiko di pusat perbelanjaan modern. Meskipun standar keselamatan kebakaran di Indonesia telah diatur secara ketat, implementasinya masih jauh dari ideal. Pertama, instalasi listrik pada neon box tampaknya tidak melalui inspeksi rutin yang memadai. Korsleting listrik memang menjadi penyebab kebakaran paling umum di ruang publik, namun tidak ada bukti bahwa pemilik atau pengelola mal melakukan audit berkala.

Kedua, prosedur evakuasi tampak tidak terkoordinasi dengan baik. Pengunjung dilaporkan panik dan beberapa bahkan pingsan, menandakan kurangnya petunjuk evakuasi yang jelas serta pelatihan staf keamanan. Di banyak mal besar, simulasi kebakaran seharusnya menjadi agenda bulanan, namun realita di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Ketiga, respons cepat Damkar Makassar patut diapresiasi, namun keberhasilan memadamkan api dalam 20 menit tidak menutup fakta bahwa kebakaran hampir meluas ke area utama. Ini mengindikasikan bahwa sistem pemadam otomatis (sprinkler) belum terpasang atau tidak berfungsi optimal. Pemerintah daerah perlu menegakkan regulasi instalasi sprinkler di semua pusat perbelanjaan dengan sanksi tegas bagi yang melanggar.

Terakhir, transparansi informasi menjadi kunci. Media dan publik berhak mendapatkan data lengkap mengenai penyebab kebakaran, langkah perbaikan, serta jadwal inspeksi selanjutnya. Tanpa akuntabilitas, kejadian serupa akan terulang, menempatkan nyawa warga dalam risiko yang tidak dapat diterima.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa penyebab utama kebakaran di mal Makassar?
  • A: Penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun indikasi awal menunjuk pada kemungkinan korsleting listrik pada neon box.
  • Q: Apakah ada korban jiwa?
  • A: Tidak ada korban jiwa; dua orang menerima pertolongan medis di lokasi karena pingsan dan sesak napas.
  • Q: Bagaimana respons Damkar Makassar?
  • A: Tim Damkar mengerahkan sekitar 30 armada, memadamkan api dalam 20 menit, dan mencegah penyebaran ke area utama.
Meow! Tanya Nesi!
😸