Tirta Bhagasasi Bekasi Gencar Susun SOTK, Janji "Orang Teempat Tempat" Bisa Rekayasa Kinerja Air Bersih?
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kabupaten Bekasi — Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi resmi memulai proses penyusunan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru sebagai upaya strategis menempatkan pegawai sesuai kompetensi masing‑masing.
Dalam kick‑off yang digelar Jumat lalu, Direktur Utama Reza Luthfi Hasan menegaskan bahwa pengisian jabatan harus didasarkan pada kapasitas, beban kerja, dan kemampuan individu, sehingga setiap posisi diisi oleh orang yang tepat.
"Jabatan harus diisi oleh orang yang tepat," kata Hasan, menambahkan bahwa workshop awareness analisis jabatan merupakan titik awal penerapan prinsip "the right man in the right place".
Ketua Dewan Pengawas Ani Gustini menambahkan bahwa penyusunan SOTK baru diharapkan selesai dalam beberapa bulan, bukan hanya untuk menghindari tumpang tindih tugas antardivisi, tetapi juga untuk mempertajam tata kelola BUMD yang milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Plt. Direktur Usaha Lilie Subali menyoroti bahwa ketepatan penempatan jabatan berdampak langsung pada kinerja perusahaan, baik dalam pelayanan publik maupun pencapaian target usaha sesuai rencana bisnis 2023‑2027, yang menargetkan 569.405 sambungan langsung hingga akhir 2027 — angka yang jauh di atas realisasi saat ini sekitar 360.000 sambungan.
Subali juga menyoroti kontribusi sektor industri, yang sebbene masih kecil secara kuantitas, memberikan keuntungan lipat ganda dibandingkan pelanggan rumah tangga dan niaga, dan menjadi fokus peningkatan pada tahun ini.
Analisis Pakar
Sebagai jurnalis investigasi yang telah meneliti banyak BUMD di Jawa Barat, saya mengamati bahwa inisiatif Tirta Bhagasasi untuk menyusun SOTK berdasarkan kompetensi bukan hanya langkah administratif biasa; ini merupakan sinyal bahwa pengelolaan sumber daya air bersih mulai mengakui keterbatasan model struktur organisasi tradisional yang sering menyebabkan tumpang tindih fungsi dan akuntabilitas kabur.
Namun, keberhasilan program ini sangat tergantung pada transparansi proses penilaian kompetensi dan keindependenan tim penilai. Tanpa mekanisme audit eksternal yang kuat, ada risiko bahwa penempatan jabatan akan tetap dipolitisasi atau menjadi alat untuk menegaskan kepentingan kelompok tertentu, mengalahkan prinsip "orang teempat tempat".
Dari sudut pandang kinerja, target 569.405 sambungan hingga 2027 ambisius namun tidak mustahil jika Tirta Bhagasasi mampu meningkatkan efisiensi distribusi dan mengurangi air tidak berpendapatan (NRW). Penekanan pada sektor industri sebagai sumber keuntungan lipat ganda adalah langkah yang tepat, namun perlu didukung dengan investasi infrastruktur yang mampu menahan tekanan permintaan tinggi tanpa mengorbankan kualitas layanan untuk konsumen rumah tangga.
Dalam konteks tata kelola BUMD, penyusunan SOTK yang baik harus diiringi dengan reformasi sistem reward dan punishment yang berbasis kinerja yang terukur, serta pemberlakuan standar layanan minimum yang dipantau oleh Dewan Pengawas dan masyarakat. Jika hanya berupa dokumen yang diletakkan di rak tanpa implementasi nyata, maka upaya ini akan menjadi hanya simbolik dan tidak akan mengubah realitas kinerja yang masih di bawah ekspektasi publik.
BERITA TERKAIT

Ledakan Kekacauan di Festival Salsa Toronto: Dua Tewas, Panik Massa Menggelora Jalan

Kementan Siapkan Sumur Submersible dan 16 Pompa untuk Selamatkan Sawah Subang dari Ancaman Kekeringan Parah
