Kerja Sama UI-Tsinghua: Langkah Maju dalam Pengembangan Vaksin Dengue Berbasis mRNA
Siti Rahmawati
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik kerja sama antara Universitas Indonesia (UI) dan Tsinghua University dalam pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA. Menurutnya, kerja sama ini dapat memperluas antigen yang dipakai Indonesia dari 15 menjadi 16.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa per tahunnya, sekitar 151 ribu orang terkena virus dengue. Data Kemenkes menunjukkan bahwa dengue menempati peringkat keempat penyakit menular di Indonesia, setelah TBC, HIV, dan malaria.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Stella Christiemengatakan bahwa kerja sama vaksin tersebut sudah berjalan sejak 2023. Saat itu, dia belum ditunjuk sebagai wakil menteri, namun sebagai profesor di Tsinghua University.
Menurut Stella, vaksin-vaksin terbaik di dunia lahir dari riset-riset universitas, sehingga riset menjadi satu hal yang sangat penting. Dia menilai bahwa riset perlu didukung anggaran, nota kesepahaman, serta dukungan dari pemerintah.
Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya melihat bahwa kerja sama ini merupakan langkah maju dalam pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA. Namun, perlu diingat bahwa pengembangan vaksin ini masih dalam tahap awal dan memerlukan dukungan yang lebih besar dari pemerintah dan industri.
BERITA TERKAIT

Polisi Bekukan Aktivitas di Kafe de'Clan, Sita Uang Rp60 Miliar dalam Kasus Korupsi dan Pencucian Uang
Siti Rahmawati
Penggeledahan 12 Lokasi di Jakarta dan Bogor, Polisi Sita Uang Rp67,2 Miliar dalam Kasus Korupsi Batu Bara
Siti Rahmawati
Jakarta Barat Fokus Tangani Sampah Organik di Kawasan Permukiman
Siti Rahmawati