IHSG Anjlok 3,78% di 2026, Investor Asing Selektif Borong 10 Saham Ini
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan koreksi tajam pada perdagangan Selasa, 3 November 2026.
- Setelah sempat pulih sehari sebelumnya, indeks ini terpangkas 192,54 poin atau setara 3,78% untuk berakhir di level 4.904,29 .
- Tekanan jual yang masif terlihat dari dominasi saham merah, di mana hanya 57 saham yang mampu menguat, sementara 624 saham melemah dan 37 saham stagnan.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan koreksi tajam pada perdagangan Selasa, 3 November 2026. Setelah sempat pulih sehari sebelumnya, indeks ini terpangkas 192,54 poin atau setara 3,78% untuk berakhir di level 4.904,29. Tekanan jual yang masif terlihat dari dominasi saham merah, di mana hanya 57 saham yang mampu menguat, sementara 624 saham melemah dan 37 saham stagnan. Volatilitas ini terjadi dengan total volume perdagangan mencapai 271,51 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp11,73 triliun.
Aksi Jual Asing Membesat
Dalam kondisi pasar yang lesu tersebut, investor asing mencatatkan net sell signifikan, namun dengan pola yang terfragmentasi di berbagai segmen pasar. Data menunjukkan adanya penjualan bersih sebesar Rp575 miliar di seluruh pasar dan Rp756,98 miliar di pasar reguler. Meski demikian, terdapat aliran dana masuk ke segmen lain, di mana asing mencatat pembelian bersih sebesar Rp184,99 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Ketimpangan antar-segmen ini mengindikasikan bahwa investor institusional masih mencari peluang spesifik di tengah keraguan luas pasar.
10 Saham Primadona Asing
Di balik pelemahan indeks secara keseluruhan, teridentifikasi adanya minat khusus dari investor asing terhadap emiten tertentu. Mengutip data Stockbit, terdapat 10 saham yang kompak masuk antrean beli bersih asing selama perdagangan Selasa tersebut. Fenomena ini menandakan bahwa meskipun sentimen pasar umum negatif, sektor atau emiten spesifik masih dipandang memiliki valuasi yang menarik oleh pemain global. Investor kini memantau bagaimana ketahanan 10 saham ini dapat menjadi penopang pemulihan indeks pada sesi perdagangan berikutnya.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Di Tengah Tekanan Berat IHSG, Wamenko Dradjad Ajak Investor Mandiri dalam Hitung Valuasi

OJK Beri Sanksi 10 Tahun ke Eks Broker Lianiwati: Jual Saham Nasabah Diam-Diam dan Palsukan Laporan

OJK: 25 Perusahaan Antre IPO, Basis Investor Tembus 33,36 Juta
