Sebelas Desa Wisata RI Buka Gerbang Global Lewat WITF 2026
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Sebelas desa wisata di Indonesia meramaikan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.
- Kegiatan yang berlangsung pada 15โ17 Oktober 2026 ini dinilai krusial untuk memperluas akses pasar desa binaan ke berbagai platform perjalanan internasional, mulai dari Asia, Eropa, hingga Afrika.
- Partisipasi dalam pameran ini membuka pintu bagi pelaku industri pariwisata untuk mengeksplorasi potensi kerja sama.
Sebelas desa wisata di Indonesia meramaikan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 15โ17 Oktober 2026 ini dinilai krusial untuk memperluas akses pasar desa binaan ke berbagai platform perjalanan internasional, mulai dari Asia, Eropa, hingga Afrika.
Partisipasi dalam pameran ini membuka pintu bagi pelaku industri pariwisata untuk mengeksplorasi potensi kerja sama. Hingga akhir acara, tercatat 64 pelaku industri terlibat dalam diskusi aktif terkait peluang bisnis. Interaksi tersebut menggarisbawahi potensi signifikan, termasuk perkiraan kunjungan 124 wisatawan dan pendapatan potensial mencapai Rp242 juta untuk desa binaan Desa Bakti BCA.
Dua Belas Destinasi Unggulan dan Strategi Pasar
Desa wisata yang berpartisipasi ini menawarkan paket yang kaya akan budaya dan keindahan alam pedesaan. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menegaskan bahwa partisipasi ini selaras dengan visi pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan sektor pariwisata melalui promosi dan perluasan jejaring bisnis.
Adapun sebelas destinasi yang dipromosikan di WITF 2026 meliputi:
- Kampung Adat Sijunjung, Sumatera Barat
- Desa Wisata Dayun, Riau
- Desa Wisata Limbongan & Bukit Peramun, Belitung
- Wisata Wayang Desa Wukirsari, Yogyakarta
- Desa Wisata Edelweiss Wonokitri & Tamansari
- Desa Wisata Taro, Bali
- Desa Wisata Bilebante, Nusa Tenggara Barat
- Kampung Adat Prai Ijing/Tebara, Nusa Tenggara Timur
- Desa Wisata Pulau Derawan, Kalimantan Timur
Rekor Pendapatan dan Dampak Sosial Berkelanjutan
Langkah perluasan pasar luar negeri ini memberikan dampak finansial yang nyata. Pada periode 2024-2025, pendapatan desa dari akses pasar luar negeri mencapai Rp536 juta, dan di tahun 2026, keterlibatan di ITB Berlin mencatatkan nilai potensial sebesar Rp1,9 miliar. Secara keseluruhan, kontribusi BCA terhadap pendapatan desa wisata dan UMKM tercatat mencapai Rp2,22 miliar pada semester I-2026.
"Kami ingin membuka peluang kerja sama bisnis yang nyata dan berkelanjutan bagi Desa Bakti BCA," ujar Hera. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat adanya 6.396 desa wisata hingga September 2026, menjadikannya aset vital untuk penguatan devisa negara dan kesejahteraan ekonomi lokal melalui prinsip creating shared value.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Instruksi Mendesak Menteri PU untuk Inventarisasi Dampak Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Bayern Munchen Tekuk Atletico Madrid 2-0, Kunci Posisi Papan Atas Liga Champions

RSPO Bentengi Akuntabilitas Industri Sawit, Data Satelit Ungkap Angka Karhutla di Konsesi Sertifikat Turun Drastis
