Pemkab Kepulauan Seribu Luncurkan Dua Rumah Singgah Gratis untuk Mendukung Mahasiswa di Wilayah Daratan

- Inisiatif strategis ini merupakan gagasan langsung dari Bupati Muhammad Fadjar Churniawan , yang berangkat dari aspirasi nyata para mahasiswa agar memiliki ruang beristirahat dan berkumpul yang layak.
- Dari proses kolaboratif tersebut, disepakati dua titik strategis yang mampu menjangkau wilayah perkuliahan utama di Jakarta.
- Dua Titik Strategis di Jakarta Pusat dan Selatan Kedua lokasi yang ditetapkan memiliki aksesibilitas tinggi bagi mahasiswa di berbagai penjuru kota.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu resmi mengoperasikan dua rumah singgah gratis yang ditujukan khusus bagi mahasiswa asal daerah kepulauan tersebut yang sedang menempuh pendidikan di wilayah daratan Jakarta dan sekitarnya. Inisiatif strategis ini merupakan gagasan langsung dari Bupati Muhammad Fadjar Churniawan, yang berangkat dari aspirasi nyata para mahasiswa agar memiliki ruang beristirahat dan berkumpul yang layak. "Fasilitas ini disediakan untuk membantu kebutuhan mahasiswa asal Kepulauan Seribu, untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara, sekaligus menjadi ruang berkumpul dan berdiskusi," ujar Zulfikri, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga Unit Kerja 1 Kabupaten Kepulauan Seribu.
Proses penentuan lokasi kedua fasilitas ini tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui diskusi intensif dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, termasuk Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu (FMKS), Gerakan Mahasiswa Pulau Seribu (GMPS), dan Himpunan Mahasiswa Pulau Seribu (HMPS). Dari proses kolaboratif tersebut, disepakati dua titik strategis yang mampu menjangkau wilayah perkuliahan utama di Jakarta.
Dua Titik Strategis di Jakarta Pusat dan Selatan
Kedua lokasi yang ditetapkan memiliki aksesibilitas tinggi bagi mahasiswa di berbagai penjuru kota. Titik pertama berada di Jalan Johar Baru Utara I, Gang 10, No. 23, RT 09/RW 03, Jakarta Pusat. Fasilitas ini dirancang khusus untuk melayani mahasiswa yang berkuliah di wilayah Jakarta Pusat, Utara, dan Timur, termasuk mereka yang berstudi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan kampus-kampus sekitarnya.
Sementara itu, titik kedua berlokasi di Jalan Sepat No. 72, RT 008/RW 002, Kebagusan, Jakarta Selatan, yang menjangkau mahasiswa di kawasan Selatan, UIN Jakarta, dan Pamulang. Keduanya berstandar modern dengan bangunan dua lantai yang lapas, lengkap dengan furnitur dan jaringan internet. "Rumah singgah ini sudah beroperasi, dan beberapa mahasiswa sudah datang untuk memanfaatkannya. Kedua bangunan cukup luas," tambah Zulfikri.
Gratis Total dengan Imbauan Waspada Pungli
Pemkab menegaskan bahwa seluruh biaya operasional ditanggung dan disinergikan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Seribu. Artinya, fasilitas ini benar-benar gratis, tanpa biaya sewa maupun potongan apapun. Oleh karena itu, Zulfikri mengimbau mahasiswa untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan pengelola dan meminta uang. "Kami terbuka untuk menambah kapasitas maupun menyediakan fasilitas yang lebih luas apabila kebutuhan mahasiswa terus meningkat," pungkasnya, menandakan program ini masih dalam tahap awal pengembangan.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

BMKG Imbau Waspada: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Wilayah Pesisir

Sir Patrick Stewart Wafat di Usia 86, Pelegakan Industri Perfilman Dunia

Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan di DKI Jakarta Resmi Berlaku 2 November 2026, Tanpa Perlu Ajukan Permohonan
