Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Rano Karno Soroti Peran Gotong Royong dalam Solusi Ketahanan Kota di Depan Delegasi CityNet

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Rano Karno Soroti Peran Gotong Royong dalam Solusi Ketahanan Kota di Depan Delegasi CityNet
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan nilai gotong royong sebagai fondasi strategis dalam menghadapi tantangan urbanisasi, saat menyambut delegasi CityNet dari berbagai kota di kawasan Asia-Pasifik.
  • Pertemuan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Pertemuan ke-46 Komite Eksekutif CityNet yang berlangsung di Jakarta pada 3-4 November 2026.
  • Diplomasi Budaya dan Identitas Kota Untuk memperkenalkan identitas ini, Rano mengajak para delegasi untuk menikmati keberagaman kuliner khas Jakarta serta mengunjungi kawasan Kota Tua .

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan nilai gotong royong sebagai fondasi strategis dalam menghadapi tantangan urbanisasi, saat menyambut delegasi CityNet dari berbagai kota di kawasan Asia-Pasifik. Pertemuan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Pertemuan ke-46 Komite Eksekutif CityNet yang berlangsung di Jakarta pada 3-4 November 2026. Kegiatan ini ditandai dengan jamuan makan malam atau Welcome Dinner di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, yang digelar pada Selasa (3/11), menampilkan kekayaan budaya lokal sebagai jembatan diplomasi antarkota.

Dalam pernyataan resminya yang dikeluarkan pada Rabu (4/11), Rano Karno menekankan pentingnya menyatukan persepsi antara pemerintah, warga, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi isu-isu kompleks di Ibu Kota. Dia berharap para delegasi dapat mengenal Jakarta tidak sekadar sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga sebagai kota dengan kekayaan sejarah serta tradisi masyarakat yang terus berkembang secara dinamis.

Diplomasi Budaya dan Identitas Kota

Untuk memperkenalkan identitas ini, Rano mengajak para delegasi untuk menikmati keberagaman kuliner khas Jakarta serta mengunjungi kawasan Kota Tua. Menurut Rano, kunjungan tersebut bukan hanya sekadar wisata, melainkan menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan identitas Jakarta kepada masyarakat internasional sekaligus mempererat hubungan antarkota melalui interaksi budaya yang mendalam.

  • Mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya melalui kunjungan ke Kota Tua.
  • Memanfaatkan kuliner sebagai media diplomasi sosial yang efektif.
  • Mempererat hubungan antarkota melalui interaksi budaya lintas negara.

Tantangan Urban dan Arah Kolaborasi

Di sisi lain, Rano Karno menyampaikan bahwa berbagai persoalan perkotaan modern seperti kepadatan penduduk, keterbatasan hunian, perubahan iklim, dan kemacetan lalu lintas membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Oleh karena itu, pendekatan Jakarta tidak hanya mengandalkan kebijakan satu arah dari pemerintah, tetapi juga mengedepankan gotong royong sebagai nilai yang memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan.

โ€œUpaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan kota tidak dapat dilakukan secara terpisah. Diperlukan kerja sama dan komitmen bersama untuk menjawab berbagai tantangan tersebut,โ€ tegas Rano Karno. Pernyataan ini menegaskan posisi Jakarta dalam jaringan CityNet, di mana kolaborasi multilateral menjadi kunci utama dalam mewujudkan kota masa depan yang tangguh dan ramah lingkungan.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ