Matheos Tan: Kolaborasi Mutlak Demi Kelancaran Innovative Government Award 2026
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Jakarta — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri tengah mematangkan persiapan pelaksanaan presentasi kepala daerah dalam rangka Innovative Government Award (IGA) 2026. Rapat internal yang dipimpin langsung oleh Sekretaris BSKDN, Matheos Tan, digelar di Command Center BSKDN pada Rabu (28/10/2026) untuk memastikan kesiapan administrasi dan teknis. Kegiatan puncak presentasi ini dijadwalkan berlangsung pada 3-5 November 2026 di Command Center Kemendagri. Dalam arahannya, Matheos menekankan bahwa kolaborasi seluruh unsur adalah kunci agar proses penilaian inovasi daerah tersebut dapat terselenggara dengan lancar dan profesional.
Matheos meminta setiap pihak yang terlibat untuk memastikan setiap detail teknis telah selesai sebelum hari H. "Tidak banyak yang dapat saya sampaikan pada intinya membutuhkan kerja sama kita semua, sehingga nantinya kegiatan presentasi kepala daerah dapat terselenggara dengan lancar," ujar Matheos. Fokus utama rapat ini adalah antisipasi kendala teknis melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pendukung. Setiap kebutuhan yang belum terpenuhi wajib ditindaklanjuti segera melalui koordinasi dan pembagian tugas yang jelas untuk menghindari gangguan saat acara berlangsung.
Detail Kesiapan Administratif dan Teknis
Secara administratif, BSKDN masih perlu menuntaskan beberapa dokumen krusial. Proses ini melibatkan penyusunan dokumen resmi dan logistik yang rumit. Berikut adalah rincian persiapan yang sedang dikerjakan:
- Surat pemanggilan kepada kepala daerah.
- Penyusunan pedoman teknis penilaian.
- Surat kesediaan tim penilai serta penyusunan jadwal dan pembagian tim.
- Persiapan formulir penilaian, baik secara daring maupun luring.
- Pelengkapan logistik: bahan paparan, profil inovasi, undangan, serta materi publikasi (flyer, backdrop, standing banner).
Selain dokumen, aspek teknis pelaksanaan juga menjadi perhatian utama. Matheos menginstruksikan untuk memastikan kesiapan ruangan, ketersediaan fasilitas Zoom, perlengkapan konsumsi, sistem absensi, serta peran moderator dan operator. Pembagian tugas bagi petugas pendamping kepala daerah dan tim penilai juga diatur ketat untuk menjamin ketertiban acara. "Sejumlah fasilitas yang menjadi pendukung terselenggaranya presentasi kepala daerah sebagai rangkaian IGA ini perlu dipastikan kembali, sehingga nanti pada saat acara tidak ada kendala teknis yang terjadi," tandas Matheos.
Ekspektasi dan Antisipasi Kendala
Matangnya persiapan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses penilaian inovasi di seluruh Indonesia. Matheos membuka ruang diskusi bagi peserta rapat untuk mengidentifikasi kekurangan, mulai dari surat-menyurat hingga keperluan pendukung lainnya. "Mohon arahan dan masukan Bapak/Ibu sekalian, apa yang perlu dilengkapi dari persiapan penyelenggaraan presentasi kepala daerah ini, segera dipenuhi baik terkait surat menyurat maupun hal lainnya," ungkap dia. Dengan identifikasi yang cepat, BSKDN menargetkan tidak ada kekurangan teknis yang tersisa saat acara IGA 2026 dimulai, sehingga fokus dapat tertuju pada kualitas inovasi yang dipresentasikan oleh para kepala daerah.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Trauma Ganda di Porprov Jawa Tengah: Ketum NOC Ingatkan Bahwa Penyelamatan Atlet Jauh Lebih Prioritas dari Prestasi

Pemkab Kepulauan Seribu Luncurkan Dua Rumah Singgah Gratis untuk Mendukung Mahasiswa di Wilayah Daratan

Wagub Bali Pantau Langsung Pencarian 2 Wisatawan Hilang di Glamping Pelaga Pascan Longsor
