Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Wagub Bali Pantau Langsung Pencarian 2 Wisatawan Hilang di Glamping Pelaga Pascan Longsor

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Republika Nusantara
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Wagub Bali Pantau Langsung Pencarian 2 Wisatawan Hilang di Glamping Pelaga Pascan Longsor
BAGIKAN:

I Nyoman Giri Prasta, Wakil Gubernur Bali, menginstruksikan tim gabungan untuk memaksimalkan upaya pencarian dua wisatawan yang dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kabupaten Badung. Dalam peninjauannya di lokasi bencana pada Senin (2/11/2026), Giri Prasta menegaskan bahwa aspek kemanusiaan merupakan prioritas utama dalam penanganan tragedi yang dipicu hujan deras pada Ahad malam tersebut.

Peristiwa alam yang terjadi di wilayah Badung Utara itu memicu aliran air deras yang menerjang akomodasi wisata dan mengubur material di beberapa titik. Giri Prasta menyatakan kepastian keselamatan manusia menjadi fokus utama, sehingga proses pencarian terus dioptimalkan tanpa mengabaikan keamanan para petugas yang bekerja di lapangan.

Operasi Pencarian Menyeluruh Melibatkan Kolaborasi Multisektor

Proses evakuasi dan penyisiran melibatkan kolaborasi erat dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, BPBD Bali, BPBD Kabupaten Badung, Polri, Brimob, hingga unsur TNI. Sejak pagi, tim gabungan langsung menyisir area utama longsor hingga daerah hilir. Data terkonfirmasi menyebutkan bahwa kedua korban yang dicari terdiri dari seorang warga negara asing (WNA) dan satu orang warga negara Indonesia (WNI). Untuk mendukung kelancaran evakuasi material longsor dan menjamin keselamatan tim, pengaturan debit air juga dilakukan dengan menutupan bendung di bagian utara kawasan.

  • Terduga korban: Satu orang WNA dan satu orang WNI.
  • Pembiayaan/Operator: Tidak ada.
  • Instansi terkait: Basarnas, BPBD, Polri, Brimob, TNI.
  • Metode evakuasi: Penyisiran hulu-hilir dan penutupan bendung untuk pengendalian debit.

Prioritas Evakuasi dan Antisipasi Kondisi Darurat

Giri Prasta menjelaskan bahwa strategi pencarian difokuskan pada area yang tertimbun material. Apabila upaya di hulu belum membuahkan hasil, penyisiran akan diperluas menyusuri aliran air dari hilir menuju lokasi kejadian utama. Meskipun kondisi belum pasti, otoritas provinsi memastikan seluruh tim telah bersiaga untuk menangani segala skenario. “Harapan kami, kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, namun apa pun kondisinya, tim sudah bersiap dan akan terus melakukan upaya pencarian,” pungkas Wagub Giri Prasta.

Meow! Tanya Nesi!
😸