Jakbar Perkuat Mitigasi Banjir Daan Mogot dengan Tiga Rumah Pompa Kapasitas Besar
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Pemkot Jakarta Barat mengambil langkah strategis dalam penguatan infrastruktur pengendalian banjir melalui pembangunan tiga unit rumah pompa di kawasan Jalan Daan Mogot.
- Inisiatif ini diinisiasi oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat guna menjawab tantangan rekayasa hidrolika di salah satu titik genangan kronis ibu kota.
- Rincian teknis lokasi pembangunan mencakup tiga titik krusial: area paling timur di Daan Mogot, serta segmen KM 13 dan KM 13A.
Pemkot Jakarta Barat mengambil langkah strategis dalam penguatan infrastruktur pengendalian banjir melalui pembangunan tiga unit rumah pompa di kawasan Jalan Daan Mogot. Inisiatif ini diinisiasi oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat guna menjawab tantangan rekayasa hidrolika di salah satu titik genangan kronis ibu kota. Kepala Suku Dinas SDA, Mustajab, mengungkapkan bahwa proyek ini menargetkan penyelesaian pada akhir tahun 2027, dengan kapasitas pompa yang direncanakan mencapai 6 meter kubik per detik pada masing-masing dua titik lokasi.
Rincian teknis lokasi pembangunan mencakup tiga titik krusial: area paling timur di Daan Mogot, serta segmen KM 13 dan KM 13A. Mengingat durasi proyek yang panjang, SDA Jakbar menyiapkan protokol mitigasi darurat untuk memastikan penanganan genangan tetap efektif selama proses konstruksi berlangsung.
Strategi Mitigasi dan Kapasitas Teknis
Sebagai jaring pengaman selama pembangunan, dinas terkait mengerahkan unit pompa bergerak atau pompa mobil untuk kebutuhan operasional harian. Langkah ini memastikan kelangsungan fungsi drainase tetap terjaga meski fasilitas permanen masih dalam tahap konstruksi. Mustajab menambahkan bahwa pada segmen Kali Apuran yang juga terdampak, kapasitas pompa ditargetkan lebih besar, yaitu mencapai 12 meter kubik per detik, guna mengakselerasi proses pengeringan area tersebut secara signifikan.
- Pencarian tiga titik pembangunan: Daan Mogot Timur, KM 13, dan KM 13A
- Kapasitas pompa rata-rata: 6 m³/detik per titik
- Kapasitas khusus Kali Apuran: 12 m³/detik
- Jadwal penyelesaian proyek: Akhir 2027
Pendekatan Terpadu dan Program Gerebek Lumpur
Di luar pembangunan infrastruktur, Iin Mutmainnah, Wali Kota Jakarta Barat, menegaskan bahwa penanganan banjir dilakukan secara terpadu melibatkan koordinasi lintas sektoral dari tingkat Suku Dinas hingga kecamatan dan kelurahan. Strategi ini diperkuat dengan kelanjutan program Gerebek Lumpur, yang dijadwalkan rutin dari 19 Juli hingga akhir Desember 2026. "Kami melakukan Gerebek Lumpur secara rutin dan terpadu... jadi, bukan hanya sebelum musim hujan, tetapi akan terus dilakukan," tegas Iin, menekankan bahwa pendekatan preventif kini menjadi agenda berkelanjutan, bukan sekadar respons musiman.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan di DKI Jakarta Resmi Berlaku 2 November 2026, Tanpa Perlu Ajukan Permohonan

Rano Karno Soroti Peran Gotong Royong dalam Solusi Ketahanan Kota di Depan Delegasi CityNet

Angelalign Luncurkan Bahan Aligner SuperElastic, Dorong Terobosan Ortodonti Global
