Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Hati-Hati! Tiga Tokoh Nasional Raih Penghargaan Lifetime Achievement, Perkuat Semangat Persatuan Menjelang Sumpah Pemuda

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Republika Nusantara
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Hati-Hati! Tiga Tokoh Nasional Raih Penghargaan Lifetime Achievement, Perkuat Semangat Persatuan Menjelang Sumpah Pemuda
BAGIKAN:

B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan William Soeryadjaya menerima Lifetime Achievement Award dalam acara "Tiga Tokoh Satu Indonesia" yang digelar di Jakarta, Senin (26/10/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi signifikan ketiganya dalam memajukan Indonesia melalui bidang teknologi, kemanusiaan, dan dunia usaha. Inisiatif ini ditujukan untuk membangkitkan kembali semangat persatuan di tengah dinamika sosial yang kompleks, menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Co-Founder dan CEO Katadata, Metta Dharmasaputra, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang bagi individu untuk memberikan dampak positif bagi bangsa. "Anugerah Katadata Lifetime Achievement Award ini diberikan kepada tiga tokoh bangsa yang berasal dari latar belakang berbeda. Namun, mereka telah merawat semangat kebersamaan di jalannya masing-masing untuk membangun Indonesia yang satu. Tiga tokoh, satu Indonesia," ujar Metta. Penghargaan ini secara spesifik dirancang untuk mengangkat narasi persatuan yang relevan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Warisan Integritas, Demokrasi, dan Kemanusiaan yang Diwariskan para Tokoh

Representatif keluarga penganugerahan hadir dalam acara tersebut, yakni Ilham Akbar Habibie, Yenny Wahid, dan Edwin Soeryadjaya, yang masing-masing memaknai kembali nilai-nilai yang dipegang oleh ayah mereka. Yenny Wahid menekankan bahwa perjuangan Gus Dur melampaui sebatas pembelaan kelompok minoritas, melainkan mencakup hak setiap individu yang mengalami ketidakadilan tanpa memandang identitas. "Banyak yang saya teladani dari Gus Dur, terutama adalah keberanian beliau untuk mengatakan apa yang benar dan apa yang salah. Dan bagi Gus Dur, kemanusiaan mengalahkan identitas bahwa semua makhluk adalah makhluk Tuhan," katanya.

Dalam konteks yang sama, Ilham Akbar Habibie menyoroti pentingnya keselarasan antara kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dengan moralitas serta demokrasi. "Kita butuh kesinambungan antara Iptek sekaligus menjunjung moral dan etika," ujar Ilham, merujuk pada pengembangan pesawat N-250 yang mencerminkan upaya kemandirian teknologi nasional. Sementara itu, Edwin Soeryadjaya menyoroti integritas dan kejujuran sebagai prinsip utama warisan William Soeryadjaya.

  • Ilham Habibie mengaitkan Iptek dengan demokrasi dan etika.
  • Yenny Wahid menyoroti keberanian moral dan kemanusiaan universal.
  • Edwin Soeryadjaya mengedepankan nilai integritas dalam dunia usaha.

Relevansi Nilai Kebhinnekaan dan Antisipasi Tantangan Nasional

Dalam orasi kebangsaannya, pemikir kebhinekaan Sukidi mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai tersebut guna menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tantangan ekonomi, perkembangan teknologi, hingga polarisasi sosial. Sukidi memandang bahwa Habibie merepresentasikan kemajuan sains dan demokrasi, Gus Dur mencerminkan pluralisme, dan Soeryadjaya menunjukkan pentingnya kerja keras serta integritas dalam industri. "Saya memaknai Sumpah Pemuda sebagai tonggak utama persatuan dan kebersamaan untuk memajukan Indonesia Raya," ujar Sukidi.

Penyelenggara berharap agar nilai-nilai yang diwariskan oleh ketiga tokoh ini dapat menjadi kompas bagi generasi muda untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan Indonesia. Fokus pada pengembangan teknologi, penguatan ekonomi, penegakan integritas, serta penghormatan terhadap kebhinekaan dinilai esensial untuk menjaga keseimbangan sosial dan kemajuan nasional di masa mendatang. Warisan moral dan intelektual ini diharapkan tetap menjadi fondasi kuat dalam menghadapi kompleksitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸