Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Harga BBM di Seluruh SPBU RI Stabil, Tidak Naik Mulai 3 November 2026

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Harga BBM di Seluruh SPBU RI Stabil, Tidak Naik Mulai 3 November 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT Pertamina (Persero) beserta para penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) swasta seperti BP-AKR, Shell, dan Vivo Energy Indonesia kompak menahan laju kenaikan harga.
  • Per 3 November 2026 , seluruh harga produk BBM, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, dipastikan tetap sama dengan bulan Oktober 2026.
  • "Tidak ada perubahan harga ya," terang Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada CNBC Indonesia, menegaskan stabilitas harga energi di tengah berbagai tekanan ekonomi global.

PT Pertamina (Persero) beserta para penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) swasta seperti BP-AKR, Shell, dan Vivo Energy Indonesia kompak menahan laju kenaikan harga. Per 3 November 2026, seluruh harga produk BBM, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, dipastikan tetap sama dengan bulan Oktober 2026. "Tidak ada perubahan harga ya," terang Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada CNBC Indonesia, menegaskan stabilitas harga energi di tengah berbagai tekanan ekonomi global.

Stabilitas harga ini memberikan kelegaan bagi konsumen yang bergantung pada transportasi maupun logistik. Di wilayah DKI Jakarta, harga BBM jenis bensin RON 92 atau Pertamax tetap dibanderol Rp15.950 per liter. Untuk varian premium lainnya, Pertamax Green 95 bertahan di Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo tetap di Rp19.600 per liter. Sementara itu, segmen BBM non-subsisi jenis solar juga tidak berubah, yakni Dexlite di Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex di Rp25.200 per liter.

Detail Rincian Harga di Berbagai SPBU

Kebijakan serupa juga berlaku di jaringan SPBU swasta. Di SPBU Shell, harga Shell V-Power Diesel tetap dijaga di level Rp25.420 per liter. Sementara di jaringan Vivo Energy, produk BBM RON 92 yakni Revvo 92 tidak mengalami perubahan harga, masih dipatok Rp16.130 per liter. Stabilitas harga ini menjadi bagian dari daftar harga resmi yang berlaku secara nasional, termasuk untuk wilayah Jabodetabek hingga Jawa Timur.

Adapun untuk BBM bersubsidi pemerintah, tarifnya tetap dipertahankan di level terendah untuk menjaga daya beli masyarakat. Pertalite tetap di harga Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi di Rp6.800 per liter. Berikut daftar harga BBM Pertamina, BP, Shell, dan Vivo terbaru per 3 November 2026:

  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter
  • Shell V-Power Diesel: Rp25.420 per liter
  • Vivo Revvo 92: Rp16.130 per liter

Dampak bagi Konsumen dan Industri

Penahanan harga BBM ini berdampak positif bagi inflasi nasional dan biaya operasional industri. Dengan harga bahan bakar yang stabil, biaya logistik dan transportasi dapat diprediksi dengan lebih akurat, memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Bagi masyarakat umum, harga Pertalite dan Solar subsidi yang tetap rendah menjadi penopang utama mobilitas harian. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan badan usaha dalam menjaga ketersediaan energi yang terjangkau, terutama menjelang akhir tahun 2026 di mana permintaan BBM cenderung meningkat. Stabilitas ini diharapkan dapat terus dipertahankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ