Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Direktur PGAS Borong 25 Ribu Saham, PGN Tanda Tangani Kontrak LNG Jumbo US$1,55 Miliar

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Market & Saham
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Direktur PGAS Borong 25 Ribu Saham, PGN Tanda Tangani Kontrak LNG Jumbo US$1,55 Miliar
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Catur Dermawan , salah satu direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk.
  • (PGAS) , melakukan pembelian saham korporasi sebanyak 25.000 unit pada harga Rp1.295 per lembar.
  • Transaksi pembelian saham oleh Catur tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (3/11/2026).

Catur Dermawan, salah satu direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), melakukan pembelian saham korporasi sebanyak 25.000 unit pada harga Rp1.295 per lembar. Tindakan ini mengindikasikan kepercayaan manajemen terhadap prospek emiten gas tersebut, sekaligus beriringan dengan kabar strategis penandatanganan perjanjian jual beli gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) North Hub senilai US$1,55 miliar atau setara dengan Rp28,11 triliun.

Transaksi pembelian saham oleh Catur tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (3/11/2026). Sepakatan ini dilakukan pada 30 Oktober 2026 dengan tujuan investasi pribadi. Alhasil, total kepemilikan saham Catur melonjak dari 100.000 unit menjadi 125.000 unit. Nilai total yang digelontorkan Catur untuk perolehan saham tambahan ini adalah Rp32,37 juta. Meskipun jumlah kepemilikan bertambah signifikan, hak suara Catur sebelum dan sesudah transaksi tetap tidak mengalami perubahan, yaitu tetap berada pada level 0,00%.

Progresi Kontrak LNG North Hub dan Struktur Pasar

Dalam perkembangan korporat lainnya, Pertamina Gas Negara (PGN) berhasil meneken perjanjian jangka panjang untuk pasokan LNG North Hub. Kontrak ini mencakup periode pengiriman mulai tahun 2029 hingga 31 Desember 2037, dengan opsi perpanjangan hingga 31 Desember 2038. Sebagai pembeli dalam transaksi ini, PGAS menggandeng dua anak usahanya, yakni PT Pertagas Niaga dan PT Perta Arun Gas.

Para penjual dalam kontrak strategis ini melibatkan entitas dari PT Pertamina (Persero) serta berbagai afiliasi internasional, termasuk Searah North Ganal dan pihak Eni. Secara rinci, daftar penjual lengkap adalah:

  • PT Pertamina (Persero)
  • Searah North Ganal Limited & Searah North Ganal B.V.
  • Eni North Ganal B.V.
  • Searah Rapak Deepwater Ltd. & Searah Rapak Limited
  • Eni Rapak B.V.
  • Searah Ganal Deepwater Ltd. & Searah Ganal Limited
  • Eni Ganal B.V.
  • Tiptop Ganal Limited & Tiptop Rapak Limited

Pemenuhan kebutuhan gas niaga bersumber dari LNG ini diharapkan memperkuat portofolio pasokan gas jangka panjang PGAS di tengah fluktuasi pasar energi global.

Dampak Pasar dan Respon Investor

Menyikapi aktivitas korporasi ini, pasar saham PGAS merespons secara moderat pada perdagangan 3 November 2026. Saham PGAS dibuka pada level Rp1.370 per saham, tidak berubah dari penutupan sesi sebelumnya. Dalam pergerakan intraday pagi itu, harga PGAS sempat menyentuh titik tertingginya di Rp1.390 per saham, sementara titik terendah yang tercatat hingga pukul 09.30 WIB berada di angka Rp1.365 per saham. Stabilitas harga ini menjadi sinyal positif bagi investor ritel dan institusional yang memantau ekspansi jaringan distribusi gas PGN melalui pembelian volume besar LNG North Hub.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ