Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BEI Evaluasi Efektivitas Potongan Pajak PPh 3% bagi Emiten, Rancang Empat Inisiatif Strategis

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: Detik Bursa & Emas
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

BEI Evaluasi Efektivitas Potongan Pajak PPh 3% bagi Emiten, Rancang Empat Inisiatif Strategis
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan inisiatif strategis berupa evaluasi efektivitas insentif Pajak Penghasilan (PPh) badan, yang mencakup potensi pengurangan tarif sebesar 3% bagi perusahaan tercatat.
  • Jeffrey Hendrik , Direktur Utama BEI, menyatakan bahwa studi kelayakan terkait insentif pajak ini telah diselesaikan guna memastikan program tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi emiten.
  • Hal ini disampaikan oleh Jeffrey saat menghadiri acara Rise to IPO di Main Hall BEI, Jakarta Selatan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan inisiatif strategis berupa evaluasi efektivitas insentif Pajak Penghasilan (PPh) badan, yang mencakup potensi pengurangan tarif sebesar 3% bagi perusahaan tercatat. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendanaan di pasar modal, sekaligus menjadi bagian dari empat program besar yang dirancang agar perusahaan, termasuk UMKM, dapat tumbuh lebih berkelanjutan dan siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global. Jeffrey Hendrik, Direktur Utama BEI, menyatakan bahwa studi kelayakan terkait insentif pajak ini telah diselesaikan guna memastikan program tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi emiten.

Keempat inisiatif strategis ini tidak hanya berfokus pada potongan pajak, tetapi juga mencakup program pendidikan, kolaborasi dengan kementerian terkait, hingga proses audit kesiapan perusahaan sebelum melantai di bursa. Hal ini disampaikan oleh Jeffrey saat menghadiri acara Rise to IPO di Main Hall BEI, Jakarta Selatan. Program ini dirancang secara holistik untuk meningkatkan literasi pasar modal dan memastikan perusahaan memiliki fondasi yang kuat sebelum menjadi listed company.

Empat Pilar Inisiatif Strategis: Dari Potongan Pajak hingga Kesiapan ESG

Untuk mendalami pilar pertama, BEI berkolaborasi erat dengan PT Dimensi International Tax untuk menguji efektivitas insentif PPh. "Saat ini perusahaan yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh insentif perpajakan berupa pengurangan tarif Pajak Penghasilan badan sebesar 3%," ujar Jeffrey. Insentif ini menjadi daya tarik utama bagi emiten yang memenuhi syarat untuk mendorong efisiensi fiskal dan daya saing perusahaan tercatat.

  • Evaluasi insentif PPh badan bersama PT Dimensi International Tax.
  • Luncuran program National GoPublic Academy for SME untuk pembinaan bertahap.
  • Kerja sama dengan Kementerian UMKM untuk meluaskan pemahaman alternatif pendanaan.
  • Kolaborasi dengan PT Surveyor Indonesia (Persero) untuk verifikasi data perusahaan.

Dalam pilar pendidikan, BEI mengoperasikan National GoPublic Academy for Small Medium Enterprises (SME) sebagai wadah pembinaan perusahaan. "Pendekatan ini bertujuan untuk membantu perusahaan membangun model bisnis yang kuat, laporan keuangan yang handal, tata kelola yang profesional, dan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan," tambahnya.

Penguatan Fondasi: Dari Audit Kesiapan hingga Standar Keberlanjutan

Dampak dari inisiatif ini terlihat pada penguatan kesiapan perusahaan melalui proses verifikasi yang ketat oleh PT Surveyor Indonesia (Persero). BEI tidak hanya menuntut perusahaan memiliki aset dan pendapatan, tetapi juga legalitas, manajemen risiko, serta kesiapan menghadapi standar keberlanjutan seperti ESG (Environment, Social, and Governance) dan dekarbonisasi.

"Kami ingin memperkuat kesiapan perusahaan melalui proses verifikasi, validasi, dan peningkatan kualitas informasi keuangan maupun non-keuangan. Kesiapan untuk menjadi perusahaan publik bukan hanya soal pendapatan atau aset, melainkan juga legalitas, tata kelola, manajemen risiko, transparansi, serta kesiapan menghadapi tuntutan keberlanjutan, termasuk ESG dan dekarbonisasi," pungkas Jeffrey. Hal ini menegaskan komitmen BEI untuk mengubah wajah emiten menjadi lebih transparan dan profesional.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ