Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Angkasa Pura Bersihkan Saham GMFI: Seluruh 82,1 Miliar Lembar Diaflikan ke InJourney Senilai Rp5,66 Triliun

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Market & Saham
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Angkasa Pura Bersihkan Saham GMFI: Seluruh 82,1 Miliar Lembar Diaflikan ke InJourney Senilai Rp5,66 Triliun
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi memutuskan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di emiten industri pemeliharaan maskapai, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) .
  • Langkah strategis ini dilakukan melalui mekanisme unik berupa pembagian dividen dalam bentuk saham atau dividend in specie kepada induk usahanya, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
  • Pengumuman resmi ini mengonfirmasi akhir dari kepemilikan Angkasa Pura di perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang hangar dan perawatan pesawat tersebut.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi memutuskan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di emiten industri pemeliharaan maskapai, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI). Langkah strategis ini dilakukan melalui mekanisme unik berupa pembagian dividen dalam bentuk saham atau dividend in specie kepada induk usahanya, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Pengumuman resmi ini mengonfirmasi akhir dari kepemilikan Angkasa Pura di perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang hangar dan perawatan pesawat tersebut.

Transaksi jumbo ini tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diketahui telah terealisasi pada tanggal 2 November 2026. Dengan dilakukannya aksi korporasi ini, struktur kepemilikan di GMFI mengalami perubahan signifikan karena Angkasa Pura tidak lagi memiliki satu lembar pun saham di entitas anak usahanya tersebut.

Detil Mekanisme Transfer dan Nilai Pasar

Secara kuantitatif, besaran pengalihan yang dilakukan cukup masif. Angkasa Pura mengalihkan total 82,10 miliar saham GMFI. Angka ini setara dengan 65,77% hak suara di dalam perseroan, yang menegaskan dominasi penuh atas pengalihan ini. Nilai pasar dari seluruh saham yang berpindah tangan ini mencapai Rp5,66 triliun.

Manajemen Angkasa Pura menegaskan dalam keterbukaannya bahwa seluruh saham yang dipindahkan berstatus sebagai saham biasa (common stock), bukan saham dengan hak suara multipel. Perseroan juga secara eksplisit membedakan transaksi ini dengan transaksi repurchase agreement (sekuritisasi utang), melainkan murni perpindahan hak atas saham untuk memenuhi kewajiban dividen.

  • Jumlah saham dialihkan: 82,10 miliar lembar.
  • Proporsi hak suara: 65,77% dari total saham berstatus.
  • Nilai total pengalihan: Rp5,66 triliun.
  • Mekanisme: Dividend in specie ke InJourney.

Struktur Kepemilikan dan Efek Ekuitas

Pada aspek regulasi dan struktur kepemilikan, Angkasa Pura Indonesia menyebut bahwa kepemilikan saham sebelumnya bersifat langsung (direct ownership). Tidak ada kepemilikan tidak langsung melalui entitas lain yang dicatat dalam pengalihan ini. Selain itu, perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat efek bersifat ekuitas lain yang belum dilaksanakan (unexercised equity instruments), sehingga tidak ada potensi pengenceran atau perubahan modal di luar skenario pengalihan dividen ini.

Aksi korporasi ini menandai konsolidasi aset strategis di bawah naungan InJourney. Sebagai induk holding perusahaan pelat merah di sektor aviasi dan pariwisata, pemindahan saham GMFI ke InJourney mengindikasikan penataan ulang struktur portofolio yang lebih terintegrasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tata kelola dan konsentrasi aset negara di sektor penerbangan, memberikan fondasi yang lebih kuat bagi pengembangan bisnis pemeliharaan pesawat di bawah satu atap holding.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ