Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Aegis Rider Luncurkan Helm AR: Solusi Spasial untuk Pengemudi Motor Tanpa Distraksi

TeknologiReza AdityaReza AdityaSumber: New Atlas Future Tech
Reza Aditya
Reza Aditya
Pakar Teknologi

Reviewer gadget independen dengan perspektif teknis yang mendalam.

Aegis Rider Luncurkan Helm AR: Solusi Spasial untuk Pengemudi Motor Tanpa Distraksi
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Aegis Rider , perusahaan asal Swiss, resmi memperkenalkan Vision , helm motor berbasis Realitas Augmented (AR) yang dirancang untuk mengeliminasi kebutuhan menunduk melihat navigasi atau kecepatan.
  • Berbeda dengan helm AR konvensional yang menempatkan layar di visor, sistem ini menggunakan kacamata drop-down di belakang visor untuk menjaga pandangan pengemudi tetap fokus di jalan.
  • Perusahaan berargumen bahwa setiap kali pengemudi melihat ke bawah ke speedometer atau ponsel, itu adalah hilangnya fokus sejenak yang berisiko fatal di motor.

Aegis Rider, perusahaan asal Swiss, resmi memperkenalkan Vision, helm motor berbasis Realitas Augmented (AR) yang dirancang untuk mengeliminasi kebutuhan menunduk melihat navigasi atau kecepatan. Berbeda dengan helm AR konvensional yang menempatkan layar di visor, sistem ini menggunakan kacamata drop-down di belakang visor untuk menjaga pandangan pengemudi tetap fokus di jalan. Perusahaan berargumen bahwa setiap kali pengemudi melihat ke bawah ke speedometer atau ponsel, itu adalah hilangnya fokus sejenak yang berisiko fatal di motor.

Desain ini dipilih karena teknologi head-up display (HUD) yang melekat pada visor bersifat "head-fixed"; gambar akan bergerak setiap kali kepala berputar dan sering kali menutupi objek yang sedang dipantau. Dengan pendekatan baru ini, informasi dijaga tetap berada di jalannya, hanya muncul saat pengemudi melihat ke area tersebut, menggunakan teknologi spasial anchoring untuk mempertahankan posisi grafis di dunia nyata.

Keakuratan Teknis dan Fitur Perekaman Video

Sistem ini menggunakan kamera pelacakan di area dagu dan sensor inersia (tiga sumbu rotasi dan tiga sumbu posisi) untuk menghitung orientasi kepala pengemudi. Posisi motor diberikan oleh sensor yang terhubung ke smartphone atau Pro-Box Aegis. Helm ini juga berfungsi sebagai dashcam dengan kamera depan 1080p (30 fps) dan penyimpanan 128 GB yang mampu merekam hingga 20 jam, dengan transfer data melalui Wi-Fi. Fitur komunikasi terintegrasi didukung Bluetooth 5.2 untuk navigasi, musik, dan panggilan telepon.

Untuk penggunaan harian, helm ini dibangun di atas cangkaran Nexx X.WST3 berbahan serat karbon, disertifikasi ECE 22.06, dan beratnya sekitar 2 kg. Pengaturan awal (AR Vision Garage) memakan waktu 10 menit dan memungkinkan profil hingga 5 motor. Harga sistem ini berkisar antara £849 hingga £1.399 (setara US$1.130-US$1.863), mencakup garansi dua tahun.

Implikasi Pasar dan Tantangan Adopsi

Walaupun fitur seperti peringatan titik buta (blind-spot alerts) direncanakan untuk pembaruan perangkat lunak mendatang, tantangan utama helm ini terletak pada ergonomi dan penampilannya. Unit kacamata yang menempel magnetik bisa terasa canggung bagi sebagian pengemudi. Namun, Aegis Rider berharap teknologi ini menjadi standar baru helm masa depan, mengingat meningkatnya kebutuhan akan keamanan dan integrasi teknologi dalam berkendara.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸