Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Wamenlu AS Diskusikan Deal Energi & Teknologi US$2 Miliar dengan Danantara di Jakarta

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Wamenlu AS Diskusikan Deal Energi & Teknologi US$2 Miliar dengan Danantara di Jakarta
BAGIKAN:

Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Urusan Ekonomi, Jacob Helberg, melakukan kunjungan ke Jakarta sebagai bagian dari rangkaian kunjungan regional yang juga meliputi Singapura dan Jepang. Dalam kunjungan tersebut, Helberg bertemu dengan CEO Danantara serta Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang menandai intensitas diplomasi ekonomi terbaru antara kedua negara.

Berdasarkan pernyataan resmi Kedutaan Besar AS pada Senin (2/11/2026), pertemuan ini membahas upaya memajukan kesepakatan komersial AS di sektor energi serta teknologi informasi dan komunikasi. Nilai kesepakatan tersebut dilaporkan mencapai lebih dari US$2 miliar (sekitar Rp 35,6 triliun) guna mendukung ketahanan energi, pertumbuhan industri, dan konektivitas tepercaya bagi Amerika Serikat maupun Indonesia.

Rangkaian pertemuan Helberg di Jakarta juga melibatkan dialog dengan berbagai figur pemerintah lainnya. Ia bertemu dengan Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono, untuk membahas penguatan hubungan ekonomi serta perluasan perdagangan dan investasi bilateral. Pertemuan lanjutan dilakukan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza. Diskusi tersebut berfokus pada penjajakan peluang kerja sama di bidang teknologi, ekonomi digital, pengembangan industri, serta pembangunan rantai pasok yang aman.

"Kunjungan ini menunjukkan kuatnya Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Indonesia serta komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan teknologi," demikian pernyataan Kedutaan Besar AS. Amerika Serikat berharap dapat menindaklanjuti diskusi ini untuk menciptakan peluang baru bagi dunia usaha di kedua negara serta memperkuat rantai pasok yang tangguh di kawasan Indo-Pasifik.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸