Veda Ega Pratama Raih Podium Kedua di Sepang, Lunasi Kekhawatiran Pole Australia

Veda Ega Pratama berhasil membalikkan keadaan dengan finis di posisi kedua pada balapan Moto3 Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Prestasi ini menjadi momen krusial bagi pebalap muda Indonesia tersebut setelah sebelumnya mengalami kekecewaan atas pembatalan balapan di Australia yang secara teknis telah dijamin keberhasilannya lewat raihan pole position. Tampil agresif sejak start dari posisi kedelapan, Veda menunjukkan determinasi tinggi untuk mengembalikan momentumnya di kejuaraan dunia.
Ketegangan Adu Strategi di Akhir Balapan
Perjalanan Veda menuju podium tidak berjalan mulus karena harus menghadapi tekanan kompetitif yang ketat. Ia terlibat dalam pertarungan sengit memperebutkan posisi di barisan depan, bahkan harus bersaing ketat dengan pebalap tuan rumah, Hakim Danish, yang tampil penuh semangat di hadapan publik sendiri. Meski demikian, kemampuan Veda dalam menjaga ritme dan konsistensi sepanjang lintasan akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil mempertahankan posisinya sebagai pebalap tercepat kedua hingga garis finis, mengunci pencapaian bersejarah tersebut.
Pelampiasan Emosional dan Dukungan Keluarga
Kemenangan podium ini memiliki nilai emosional yang mendalam bagi Veda, terutama karena dirinya berhasil “membayar” kekecewaan di Sirkuit Phillip Island, Australia. Di sesi wawancara di parc ferme, Veda mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam, khususnya karena kehadiran keluarga besar, termasuk orang tua, adik perempuan, dan sepupunya, yang secara langsung menyaksikan momen kebanggaan ini. Kehadiran mereka memberikan kekuatan ekstra bagi Veda untuk tampil maksimal di akhir musim kompetisi.
Hasil positif di Sepang ini berdampak langsung pada peringkat Veda di klasemen sementara kejuaraan Moto3 2026. Pebalap yang berasal dari Indonesia ini kini naik ke posisi keenam dengan total perolehan poin 131. Performa solid di akhir musim ini menegaskan konsistensi Veda dan menjadi modal penting untuk bersaing di putaran-putaran berikutnya dalam memperebutkan gelar juara dunia.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Kasus Bea Cukai, Kekayaannya Terdata Rp8,2 Miliar

AISI Dorong Konsep Multiteknologi, Solusi Nyata Di Tengah Kendala Motor Listrik di Indonesia

Polisi Gencar Kejar Pengendara Knalpot Brong, Ancam Pidana Kurungan Sebulan dan Denda
