Van Dijk Kecewa, Liverpool Gagal Dapat Penalti usai Kalah dari Arsenal
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyuarakan kekecewaan mendalam terkait keputusan wasit yang mengabaikan insiden kontroversial saat timnya kalah 0-1 dari Arsenal di Anfield. Pertandingan Liga Inggris yang berlangsung pada Minggu (2/11/2026) tersebut menjadi sorotan bukan hanya karena kemenangan Arsenal, tetapi juga karena penolakan handball atau pelanggaran yang dianggap seharusnya berbuah penalti bagi The Reds. Gol tunggal kemenangan The Gunners dicetak oleh Kai Havertz di menit ke-16, membawa tim asuhan Mikel Arteta tersebut melaju ke puncak klasemen dengan poin 24, unggul tiga poin dari Manchester City. Sementara itu, Liverpool harus puas bertahan di peringkat kelima dengan raihan 15 angka.
Kontroversi Keputusan Wasit dan VAR
Puncak kontroversi terjadi ketika Alexander Isak, penyerang Liverpool, berusaha menyundul umpan silang dari Bradley Barcola di kotak penalti Arsenal. Isak ditarik oleh Jurrien Timber sehingga geraknya terhambat dan gagal menyentuh bola. Namun, wasit Andy Madley beserta tim Video Assistant Referee (VAR) memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Van Dijk secara tegas menolak pandangan tersebut, menyebut keputusan wasit tidak wajar meskipun ada bukti visual yang jelas. Ia membandingkan insiden serupa yang sebelumnya sering kali langsung diputuskan sebagai penalti oleh hakim pertandingan.
"Menurut saya, itu jelas penalti. Saya sudah melihat tayangan ulangnya dan saya pernah melihat kejadian seperti itu berbuah penalti. Hari ini memang bukan harinya," ujar Van Dijk dalam wawancara yang dikutip BBC. Bek asal Belanda ini juga membela Isak dengan menyatakan bahwa ketiadaan jatuhnya pemain bukan menjadi alasan utama untuk membatalkan pelanggaran. Bagi Van Dijk, keberadaan 50 kamera di stadion seharusnya memudahkan ofisial pertandingan dalam mengidentifikasi fakta di lapangan tanpa perlu memperdebatkan hal teknis yang sudah terlihat jelas oleh penonton dan pengamat.
Dampak Klasemen dan Peluang Liga
Kekalahan ini tentu berdampak signifikan pada persaingan gelar Liga Inggris musim ini. Dengan selisih tiga poin dari pemuncak klasemen, Liverpool semakin tertinggal dalam persaingan memperebutkan titel juara. Van Dijk menutup komentarnya dengan memberikan ucapan selamat kepada Arsenal, mengakui bahwa kegagalan mendapatkan keputusan yang menguntungkan tersebut pada akhirnya berbuah kekalahan bagi timnya. Insiden ini diperkirakan akan terus menjadi bahan perdebatan di media sepak bola Inggris, terutama terkait standar enforcement aturan pelanggaran di kotak penalti dan peran teknologi VAR dalam memberikan keadilan bagi kedua tim.
BERITA TERKAIT (MotoGP)

Satria Muda Pertahankan Gelar IBL 2026, Kalahkan Dewa United 77-75 di Laga Final Seru

Messi Pukau Penonton, Inter Miami Balikkan Keadaan Tekuk New England 2-1

Veda Ega Rayakan Podium Moto3 Sepang dengan Belalang Khas Gunungkidul
