Satria Muda Pertahankan Gelar IBL 2026, Kalahkan Dewa United 77-75 di Laga Final Seru

Satria Muda Bandung berhasil mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian 2026 setelah unggul tipis atas Dewa United dengan skor 77-75 dalam laga final yang berlangsung sengit di GOR Laga Tangkas, Minggu (1/11/2026) malam. Pertandingan tersebut menjadi panggung dramatis di mana Satria Muda mampu membalikkan keadaan di kuarter keempat untuk memastikan kemenangan, sekaligus mengulangi sukses tahun lalu saat mereka juga mengalahkan Dewa United di partai puncak, meski format musim lalu berbeda yaitu menggunakan sistem best of three.
Abraham Damar Grahita Jadi Pahlawan Kemenangan
Kemenangan ini tidak lepas dari performa cemerlang Abraham Damar Grahita yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final. Pemain bernomor punggung tersebut mencatatkan 21 poin, dengan kontribusi krusial berupa 10 poin beruntun di kuarter keempat yang mengubah jalannya pertandingan saat tensi memuncak. Keberhasilan tim asuhan Youbel Sondakh ini juga ditopang oleh distribusi bola yang apik dari Yudha Saputera, yang meski hanya mencetak 4 poin, berhasil mencatatkan 15 assists, menunjukkan kemampuan orkestrasi permainan yang vital bagi keberhasilan tim.
Di kubu Dewa United, Dio Tirta memimpin statistik dengan 17 poin, disusul oleh Erick Ibrahim Junior yang menyumbang 14 poin. Meskipun Dewa United sempat unggul telak 32-22 di kuarter pertama berkat aksi Krisma Putra dan rekan-rekannya, Satria Muda mampu bangkit dengan balasan 8 poin dari Sandy Ibrahim Aziz. Laga berjalan ketat dengan skor imbang 60-60 memasuki kuarter tiga, membuat tensi pertandingan tetap tinggi hingga detik-detik terakhir sebelum Satria Muda berhasil menahan tekanan lawan.
Komentator Pelatih Satria Muda
After securing the victory, head coach Youbel Sondakh expressed his pride in the team's collective effort. "Sangat luar biasa perasaan kita. Abraham luar biasa hari ini. Yudha juga membuat 15 assists. Semua pemain tampil luar biasa," ujar Youbel Sondakh dalam keterangan kepada media. Komentar ini menegaskan bahwa kemenangan Satria Muda bukan sekadar torehan individu, melainkan hasil kerja sama tim yang solid. Dengan demikian, Satria Muda sukses mempertahankan mahkota juara IBL All Indonesian untuk kedua kalinya secara berturut-turut, memperlihatkan konsistensi performa di tingkat nasional Indonesia.
BERITA TERKAIT (MotoGP)

Messi Pukau Penonton, Inter Miami Balikkan Keadaan Tekuk New England 2-1

Veda Ega Rayakan Podium Moto3 Sepang dengan Belalang Khas Gunungkidul

MU Siapkan Eddie Howe sebagai Juru Sembuh Krisis, Carrick Masih Dapat Waktu
