Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

MU Siapkan Eddie Howe sebagai Juru Sembuh Krisis, Carrick Masih Dapat Waktu

MotoGPBudi SantosoBudi SantosoSumber: Detik MotoGP
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

MU Siapkan Eddie Howe sebagai Juru Sembuh Krisis, Carrick Masih Dapat Waktu
BAGIKAN:

Manchester United semakin terpojok dalam krisis performa saat Michael Carrick diminta unjuk gigi di dua laga krusial akhir pekan ini untuk menyelamatkan kariernya. Kekalahan 0-2 dari Chelsea menjadi penanda buruk kesembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan, membuat posisi tim di klasemen Liga Inggris kian genting dengan hanya unggul selisih gol dari Crystal Palace yang berada di zona degradasi. Meski tekanan publik dan media kian membesar, The Guardian melaporkann bahwa posisinya masih aman setidaknya hingga jeda internasional pekan depan, selama ia mampu memetik poin saat menghadapi AS Roma di Liga Champions dan Aston Villa.

Manuver Siluman: Kontak Intensif dengan Eddie Howe

Di balik layar, manajemen Setan Merah ternyata tidak diam saja. Menurut laporan yang sama, Manchester United telah menghubungi Eddie Howe, pelatih yang sedang menganggur setelah mundur dari Newcastle United di musim panas lalu, sebagai alternatif pengganti. Rencana rekrutmen ini tidak datang tanpa biaya; MU tetap harus membayar kompensasi sebesar 3 juta pound sterling kepada The Magpies jika berhasil merekrut pelatih berumur 48 tahun tersebut. Howe sendiri disebut-sebut sebagai kandidat favorit direktur olahraga Jason Wilcox, dan ia dinilai terbuka terhadap tawaran asalkan negosiasi berjalan lancar.

Bentrokan preferensi kini terjadi di ruang rekrutmen MU. Sementara Jason Wilcox melirik Eddie Howe, direktur perekrutan Christopher Vivell lebih cenderung mendatangkan Julian Nagelsmann, sosok yang pernah bekerja sama dengannya di RB Leipzig. Perpecahan prioritas antara dua petinggi klub ini menambah lapisan kompleksitas dalam keputusan strategis transfer pelatih di tengah tekanan performa tim. Hingga saat ini, belum ada keputusan final yang diambil, namun komunikasi intensif dengan kedua kandidat sudah berjalan.

Di tengah situasi panas tersebut, Michael Carrick tetap menunjukkan wajah optimis di hadapan para pendukungnya. Reaksi para suporter di tribune tamu Stamford Bridge masih terasa hangat, memberikan motivasi tersendiri bagi Carrick untuk membuktikan diri. "Kami harus terus maju dan memenangi laga, sesimpel itu," tegasnya usai kekalahan dari Chelsea. Dengan jadwal padat menanti, laga melawan Roma pada Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB menjadi ujian pertama yang menentukan nasib kursi kepelatihannya dalam beberapa hari ke depan.

BERITA TERKAIT (MotoGP)

Meow! Tanya Nesi!
😸