OpenAI, Google, Microsoft, dan Anthropic Dukung Standar Opt Out dari Scraping AI
OpenAI, Google, Microsoft, dan Anthropic menyatakan dukungan terhadap standar baru yang memungkinkan penerbit menolak pengambilan atau scraping konten mereka untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI). Standar ini dirancang agar penerbit dapat menyampaikan preferensi penggunaan konten secara lebih praktis kepada berbagai perusahaan AI.
Satu Pengaturan untuk Banyak Perusahaan AI
Selama ini, penerbit berpotensi harus menetapkan kebijakan secara terpisah kepada setiap perusahaan yang menggunakan sistem otomatis untuk mengambil data dari situs mereka. Dengan standar bersama tersebut, penerbit dapat menerapkan preferensi pelatihan AI melalui satu mekanisme yang berlaku lintas perusahaan.
Menurut laporan Search Engine Roundtable, sinyal yang digunakan dalam standar ini disebut sebagai policy token. Sinyal tersebut berfungsi sebagai penanda bagi perusahaan AI mengenai keputusan penerbit terkait penggunaan konten mereka, termasuk pilihan untuk tidak mengizinkan konten diambil melalui proses scraping.
Kontrol bagi Penerbit atas Penggunaan Konten
Dukungan dari empat nama besar industri AI itu menandai upaya membangun pendekatan yang lebih seragam antara penyedia teknologi dan penerbit. Bagi penerbit, mekanisme bersama ini dapat menyederhanakan pengelolaan izin serta mengurangi kebutuhan untuk mengatur preferensi secara individual di banyak platform.
Standar tersebut juga memberi penerbit kontrol yang lebih terpusat atas bagaimana konten mereka diperlakukan dalam ekosistem AI. Namun, bahan sumber belum menjelaskan rincian teknis penerapan, jadwal adopsi, maupun mekanisme penegakan jika preferensi penerbit tidak dipatuhi. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi standar ini masih diperlukan untuk menilai dampaknya secara menyeluruh.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Riset NOAA Ungkap: Awan Tropis Mempercepat Pemanasan Global 71% Lebih Cepat dari Prediksi

Saham Intel Anjlok 29%, Investasi Pemerintah AS Rugi Rp 218 Triliun
China Catat Momen Historis: Volume Inferensi AI Melampaui Data Pelatihan
