mantan Eksekutif Xiaomi Luncurkan Cincin Pintar dan Sistem Tidur AI
Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.
Wang Teng, mantan eksekutif Xiaomi, secara resmi memperkenalkan dua produk inovatif perusahaannya, ISHO, pada 29 Oktober lalu. Peluncuran ini menandai debut komersial dari ISHO Ring, sebuah cincin pintar yang dirancang untuk memantau sinyal fisiologis pengguna, serta iFlow, sebuah sistem pengendalian suhu kasur yang didukung kecerdasan buatan. Kedua perangkat ini dirancang secara terintegrasi untuk menawarkan pengalaman kesehatan tidur yang lebih komprehensif bagi pengguna di pasar teknologi kesehatan Tiongkok.
Spesifikasi dan Kemudahan Akses
ISHO Ring berfungsi sebagai pelacak tidur yang canggih, tidak hanya merekam durasi tidur, tetapi juga memberikan wawasan manajemen energi harian berdasarkan data vital pengguna. Perangkat ini hadir dengan harga awal yang relatif terjangkau, yaitu 1.799 yuan (sekitar Rp3,8 juta), menjadikannya salah satu perangkat wearable kesehatan yang kompetitif di segmen premium. Di sisi lain, sistem iFlow yang bertindak sebagai bagian utama dari ekosistem tidur pintar ini dibanderol dengan harga 9.999 yuan (sekitar Rp19,7 juta), yang mencerminkan fitur pengendalian suhu presisi yang dimilikinya untuk menciptakan lingkungan tidur ideal.
Langkah Wang Teng mendirikan ISHO sebagai startup teknologi tidur yang berfokus pada integrasi hardware dan AI menunjukkan adanya pergeseran tren industri di mana perusahaan besar Tiongkok mulai mendiversifikasi produk kesehatan pasca-tinggalnya dari sektor elektronik konsumen massal. Dengan menghadirkan solusi yang menggabungkan pemantauan biologis real-time dengan kontrol lingkungan tidur, ISHO menyasar demografi pengguna yang sangat memperhatikan kualitas hidup dan kesehatan kuantitatif (quantified self). Pendekatan ini dianggap lebih holistik dibandingkan jam pintar tradisional yang hanya berfokus pada aktivitas fisik.
Pengamat industri menilai bahwa masuknya figur dari ekosistem Xiaomi ke dalam startup khusus teknologi tidur akan mempercepat adopsi AI dalam perangkat rumah tangga dan wearable. Sistem iFlow yang mampu menyesuaikan suhu secara otomatis berdasarkan ritme sirkadian pengguna diharapkan dapat menjadi standar baru dalam ergonomi tidur digital. Meskipun harga iFlow tergolong tinggi untuk produk awal, strategi ini diperkirakan akan berakselerasi seiring dengan pengembangan fitur AI yang semakin personalisasi, menjadikannya pesaing berat bagi pemain global lain di pasar perangkat pelacak tidur premium.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Riset NOAA Ungkap: Awan Tropis Mempercepat Pemanasan Global 71% Lebih Cepat dari Prediksi

Saham Intel Anjlok 29%, Investasi Pemerintah AS Rugi Rp 218 Triliun
China Catat Momen Historis: Volume Inferensi AI Melampaui Data Pelatihan
