Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Langit November 2026 Ramai: Hujan Meteor Leonid hingga Fenomena Supermoon

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: Detik Inet
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Langit November 2026 Ramai: Hujan Meteor Leonid hingga Fenomena Supermoon
BAGIKAN:

Langit malam pada bulan November 2026 diprediksi akan diramaikan oleh serangkaian fenomena astronomi spektakuler yang layak dinantikan oleh para pengamat. Mulai dari kemunculan hujan meteor hingga fenomena Supermoon, periode ini menawarkan peluang emas bagi pencinta astronomi untuk menyaksikan dinamika benda langit secara langsung. Berdasarkan data dari kalender astronomi Sea and Sky, berbagai peristiwa ini dapat diamati dengan mata telanjang asalkan kondisi cuaca mendukung dan lokasi pengamatan bebas dari polusi cahaya. Keberagaman fenomena ini menjadikan November sebagai salah satu bulan paling aktif untuk aktivitas observasi astronomi tahun ini.

Antisipasi Hujan Meteor dan Posisi Planet

Fenomena yang paling ditunggu-tunggu pada awal bulan adalah puncak hujan meteor Taurid yang akan berlangsung dari malam 4 hingga dini hari 5 November. Hujan meteor minor ini memiliki karakteristik unik karena berasal dari dua aliran meteor terpisah, yaitu debu dari Asteroid 2004 TG10 dan sisa material Komet 2P Encke. Meskipun hanya menghasilkan sekitar 5 hingga 10 meteor per jam, pengamatan terbaik disarankan dilakukan setelah tengah malam dari lokasi yang gelap. Selain Taurid, hujan meteor Leonid yang berasal dari Komet Tempel-Tuttle juga akan mencapai puncaknya pada 17-18 November. Leonid berpotensi menghasilkan hingga 15 meteor per jam, dan setelah terbenamnya Bulan sekitar tengah malam, kondisi langit yang lebih gelap akan meningkatkan peluang melihat meteor yang lebih redup.

Dua fenomena planet juga akan menjadi sorotan utama di bulan ini. Pada 20 November, planet Merkurius akan mencapai posisi elongasi barat terbesarnya atau Greatest Western Elongation. Pada posisi ini, jarak sudut antara Merkurius dan Matahari mencapai sekitar 19,6 derajat, menjadikannya kesempatan terbaik untuk mengamati planet tersebut di langit timur tepat sebelum Matahari terbit. Fenomena berikutnya yang menarik adalah kemunculan planet Uranus pada 25 November, sehari setelah peristiwa Supermoon. Pada tanggal tersebut, Uranus akan mencapai posisi oposisi, di mana Bumi berada di antara Matahari dan planet tersebut. Meskipun Uranus hanya akan tampak sebagai titik kecil berwarna biru kehijauan bagi pengamat tanpa teleskop, konfigurasinya akan membuatnya berada pada kecerlangan terbaik sepanjang tahun dan dapat diamati sepanjang malam.

Kecemerlangan Supermoon dan Tips Pengamatan

Puncak perayaan astronomi bulan ini akan ditutup dengan fenomena Supermoon yang terjadi pada 24 November 2026. Supermoon ini merupakan fase Bulan Purnama yang berkeadegan pada saat Bulan berada di titik perigee atau terdekat dari Bumi. Menurut Sea and Sky, puncak fase ini terjadi pada pukul 21.55 WIB. Bulan Purnama November ini juga dikenal dengan sebutan Beaver Moon, sebuah istilah yang berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara. Ini adalah Supermoon kedua dari tiga Supermoon yang terjadi sepanjang tahun 2026. Meskipun perbedaan ukuran visualnya dengan Bulan Purnama biasa relatif kecil, fenomena ini tetap menjadi daya tarik utama untuk fotografi langit malam.

Untuk mendapatkan hasil pengamatan yang optimal bagi seluruh fenomena di atas, para pengamat disarankan untuk memilih lokasi dengan pandangan langit terbuka yang lebar dan minim paparan cahaya perkotaan. Penting untuk memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melakukan pengamatan, karena kondisi kelangit yang cerah adalah faktor penentu utama keberhasilan mengamati meteor dan planet redup. Kombinasi hujan meteor, posisi planet strategis, dan cahaya Supermoon menjadikan November 2026 sebagai bulan yang sangat kaya akan konten astronomi bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan alam semesta.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ