Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kimi Antonelli Ukir Sejarah F1, Google Tampilkan Animasi Juara Dunia Termuda

TeknologiKelvin WijayaKelvin WijayaSumber: Detik Inet
Kelvin Wijaya
Kelvin Wijaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Kimi Antonelli Ukir Sejarah F1, Google Tampilkan Animasi Juara Dunia Termuda
BAGIKAN:

Andrea Kimi Antonelli resmi mengukir tinta emas baru dalam sejarah Formula 1 setelah berhasil mengunci gelar juara dunia 2026 pada usia 20 tahun 68 hari. Prestasi ini membuat pemudanya asal Italia itu memecahkan rekor juara dunia termuda yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel. Meskipun posisinya hanya ketiga di Grand Prix Meksiko, hasil tersebut sudah cukup bagi Antonelli untuk memastikan titel juara dengan empat balapan tersisa, menjadikannya pembalap Italia pertama yang meraih mahkota F1 sejak Alberto Ascari pada tahun 1953.

Latar Belakang Peningkatan

Rekor Antonelli terlahir dari perjalanan yang dramatis di Autódromo Hermanos Rodríguez, Mexico City. Balapan yang diwarnai insiden Valtteri Bottas dan Arvid Lindblad itu tidak menyurutkan semangat Antonelli yang memulai dari posisi keempat. Keberhasilan ini menjadi puncak musim kedua ia berkompetisi di F1, di mana ia menggantikan posisi legenda tujuh kali juara dunia, Lewis Hamilton, di tim Mercedes.

Perayaan Digital dan Momen Sportif

Dunia maya turut andil dalam perayaan rekor ini. Google menghadirkan animasi khusus berupa mobil F1 yang berputar dan trofi emas yang muncul di layar saat pengguna mencari nama “Kimi Antonelli.” Tampilan tersebut disertai tulisan “Youngest Ever World Champion” sebagai tanda pengakuan digital atas pencapaian tersebut. Selain kejutan dari mesin pencari raksasa ini, momen sportif di lintasan juga menjadi sorotan utama.

Lewis Hamilton, yang kini membela Ferrari, menjadi orang pertama yang memeluk dan memberikan selamat kepada Antonelli setelah balapan selesai. Aksi Hamilton berlanjut di podium, di mana ia bersama Max Verstappen mengangkat Antonelli ke atas bahu mereka untuk merayakan kemenangan tersebut. Interaksi ini memperlihatkan rasa hormat antargenerasi juara dunia, dari dua legenda F1 yang mendukung penerus mereka, sekaligus menegaskan bahwa persaingan yang ketat tidak menghalangi lahirnya momen penghargaan dan kekaguman bersama.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸