Kimi Antonelli Juara Dunia F1 2026, Pecahkan Rekor Vettel di GP Meksiko
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Sejarah baru ditorehkan di lintasan Formula 1 musim 2026 setelah Kimi Antonelli resmi memastikan gelar juara dunia pertamanya setelah finis di posisi ketiga pada balapan GP Meksiko yang berlangsung di Autódromo Hermanos Rodríguez. Meski Max Verstappen berhasil memenangkan balapan tersebut, kemenangan Antonelli justru terasa lebih monumental karena mengunci poin yang membuatnya tak terkejar oleh rival-rivalnya. Balapan yang berlangsung dini hari WIB ini diwarnai drama di lap pertama ketika Lewis Hamilton, yang start dari posisi pole, disalip oleh rekan setimnya, Charles Leclerc. Namun, Leclerc kemudian dihukum lima detik karena pelanggaran aturan, yang mengubah dinamika persaingan di papan atas.
Alur Balapan dan Dampak Hukuman
Hukuman lima detik terhadap Leclerc menjadi titik balik krusial dalam balapan. Pebalap Ferrari itu masuk pit di lap ke-27 untuk menjalani hukuman, sementara Verstappen yang ikut pit tak lama berselang berhasil kembali ke trek lebih dulu. Strategi pit stop yang apik juga membawa Antonelli naik ke posisi terdepan setelah Hamilton masuk pit di lap ke-29. Meskipun George Russell sempat mengambil alih posisi kedua dari Antonelli sebelum masuk pit, persaingan ketat berlanjut hingga pertengahan balapan. Kejadian tak terduga di lap ke-45 memaksa perlombaan dihentikan sementara (red flag) setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan serius yang merusak barrier. Setelah lintasan diperbaiki, balapan kembali dilanjutkan dengan Hamilton berhasil menyodok ke posisi kedua, memperkejar Verstappen di posisi puncak.
Di fase akhir balapan, Arvid Lindblad menabrak tembok di lap ke-59 yang memicu penerapan safety car hingga lap ke-63. Kondisi ini memberikan celah bagi pebalap-pebalap di belakang untuk mengoptimalkan strategi pit stop dan posisi finis mereka. Max Verstappen berhasil mempertahankan posisinya dari kejaran Hamilton hingga bendera kotak-kotak berkibar, sekaligus mengoleksi kemenangan ketiganya di musim ini. Namun, sorotan utama tersimpul pada Kimi Antonelli yang finis di posisi ketiga. Hasil ini memastikan Antonelli unggul telak dalam klasemen akhir dengan total 380 poin, jauh di atas Lewis Hamilton yang berada di posisi kedua dengan 259 poin.
Rekor dan Penghargaan Bersejarah
Keberhasilan ini menjadikan Antonelli sebagai pebalap termuda yang pernah meraih gelar juara dunia F1, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Sebastian Vettel. Antonelli meraih gelar tersebut di usia 20 tahun 68 hari. Lebih dari sekadar rekor usia, prestasi ini membanggakan industri otomotif Italia karena Antonelli menjadi pebalap Italia ketiga yang merengkuh mahkota juara dunia, menyusul Giuseppe Farina (1950) dan Alberto Ascari (1952, 1953). Penantian panjang selama 73 tahun bagi para penggemar balapan Italia pun akhirnya berakhir dengan momen emosional yang sangat bersejarah. Antonelli sukses membalikkan prediksi awal musim yang lebih menjagokan nama-nama pebalap senior atau pebalap yang lebih berpengalaman untuk berjaya, membuktikan bahwa ia mampu bersaing dan mendominasi di level tertinggi motorsport dunia.
BERITA TERKAIT (MotoGP)

MotoGP Geser Jadwal Qatar ke November, Yamaha Boikot dengan Konsekuensi Olahraga

Veda Ega Pratama Kukuh di Posisi Kedua Rookie Moto3 2026

Satria Muda Pertahankan Gelar IBL 2026, Kalahkan Dewa United 77-75 di Laga Final Seru
